Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cedera Yamal Bayangi Spanyol, Uruguay dan Arab Saudi Intip Kejutan di Grup H

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 06:30 WIB | Oleh:
Cedera Yamal Bayangi Spanyol, Uruguay dan Arab Saudi Intip Kejutan di Grup H Doc: AFP
Ket. Lamine Yamal.

LONDON — Persiapan tim nasional Spanyol menuju Piala Dunia 2026 dibayangi persoalan kebugaran sejumlah pemain kunci, termasuk bintang muda Lamine Yamal. Di saat yang sama, Uruguay dan Arab Saudi berharap mampu menciptakan kejutan di Grup H.

Yamal dilaporkan terancam absen pada dua laga awal Spanyol melawan debutan Piala Dunia, Tanjung Verde, serta Arab Saudi akibat cedera hamstring yang dialaminya pada April lalu.

Pemain Barcelona berusia 18 tahun itu bukan satu-satunya masalah bagi pelatih Luis de la Fuente. Sejumlah pilar utama tim juara Euro 2024 juga menjalani musim yang terganggu cedera.

Rodri, peraih Ballon d'Or setelah sukses membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024, belum kembali ke performa terbaik sejak mengalami cedera ligamen lutut serius pada September 2024.

Gelandang Arsenal Mikel Merino dan winger Athletic Bilbao Nico Williams juga tetap dibawa ke Piala Dunia meski sebagian besar musim 2026 mereka habiskan di ruang perawatan.

Meski dihantam persoalan cedera, La Roja tetap difavoritkan melaju mulus ke fase gugur. Spanyol ingin mengikuti jejak generasi emas sebelumnya yang menjuarai Piala Eropa 2008 lalu mengangkat trofi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

“Generasi pemain ini akan membawa banyak kebahagiaan. Mereka sudah melakukannya untuk Spanyol,” ujar De la Fuente.

“Apakah kami merasa favorit? Ya. Apakah kami mampu memenangi Piala Dunia? Ya. Tetapi itu tidak menjamin apa pun.”

“Ada negara lain yang levelnya sama dengan kami. Bukan lebih baik, tetapi berbeda.”

Menjadi juara grup menjadi target penting bagi Spanyol karena posisi runner-up berpotensi mempertemukan mereka dengan juara bertahan Argentina pada fase 32 besar.

Tanjung Verde dipandang sebagai lawan paling ringan saat kedua tim bertemu di Atlanta. Namun negara kepulauan dengan populasi kurang dari 500 ribu jiwa itu sempat mengejutkan Kamerun di babak kualifikasi dan mencapai perempat final Piala Afrika 2023.

Tim nasional Uruguay berharap pelatih Marcelo Bielsa mampu memperbaiki hubungan dengan skuad agar tidak kembali gagal lolos dari fase grup untuk dua Piala Dunia beruntun.

Bielsa kini memimpin negara ketiga berbeda di ajang Piala Dunia. Namun gaya kepelatihannya yang terkenal keras mulai memunculkan gesekan di ruang ganti meski Uruguay sempat tampil menjanjikan pada awal masa kepemimpinannya.

Kritik tajam dari pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Uruguay, Luis Suarez, bahkan membuat Bielsa mengakui bahwa otoritasnya di dalam tim sempat terganggu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
Ekonomi
Rentan terhadap Tekanan - 2...
Daerah
Wakatobi Disuruh Meniru Pro...
Olahraga
Pantas Menggunduli Indonesi...
Megapolitan
Bogor Lagi, Kasus Kanker Na...
Megapolitan
Bagaimana Ini Pemkot Bogor,...

Tak Naik, Bea Balik Nama Kendaraan di Sulsel

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Naik, Bea Balik Nama Ke...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.