Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bersihkan Kali Krukut, TelkomGroup Libatkan Karyawan dan Masyarakat

📅 Senin, 21 Sep 2026, 19:28 WIB | Oleh:
Bersihkan Kali Krukut, TelkomGroup Libatkan Karyawan dan Masyarakat Doc: TelkomGroup
Ket. Managing Director Indonesia Jobstreet by Seek, Wisnu Dharmawan. Platform perekrutan ini menghadirkan Personalised Targeting dan Assist berbasis AI untuk membantu perusahaan menjangkau kandidat relevan dan menyederhanakan proses rekrutmen.

JAKARTA—Sebanyak 5,1 ton sampah diangkat dari sejumlah titik sepanjang aliran Kali Krukut di sekitar kawasan The Telkom Hub, Jakarta, dalam aksi bersih sungai yang digelar TelkomGroup bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (18/9/2026) tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Sungai dan World Cleanup Day. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama operating company PT Telkom Landmark Tower (TLT) melibatkan karyawan perusahaan, petugas kebersihan, serta unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Dari proses pembersihan, terkumpul sekitar 19 meter kubik sampah atau setara 5,1 ton. Sebanyak 4,5 ton di antaranya merupakan sampah yang berasal dari sungai, sedangkan 0,6 ton berupa sampah kering.

Aksi tersebut juga mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga jajaran kecamatan dan kelurahan di wilayah sekitar. Peserta membersihkan sejumlah titik mulai dari permukaan air hingga bantaran sungai.

Kali Krukut sendiri memiliki panjang sekitar 31,39 kilometer dan melintasi kawasan The Telkom Hub. Di sejumlah lokasi, persoalan sampah masih terlihat dari timbunan di bantaran maupun sampah yang menggenang di permukaan air.

Selain mengganggu kebersihan kawasan, keberadaan sampah di aliran sungai berpotensi memengaruhi kondisi ekosistem perairan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, karyawan TelkomGroup bekerja bersama petugas kebersihan lingkungan yang dikenal sebagai Pasukan Oren serta petugas penanganan kebersihan saluran air dan banjir atau Pasukan Biru.

Para peserta bergerak ke beberapa titik untuk mengangkat sampah dari permukaan air, bantaran, dan area sekitar aliran sungai. Sampah yang terkumpul selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai dengan pengelolaannya.

SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, mengatakan aksi bersih sungai merupakan salah satu bentuk penerapan program lingkungan perusahaan.

“Aksi sederhana seperti ini menjadi salah satu bukti nyata bagaimana implementasi program ESG Telkom bukan hanya sekadar pelengkap, tapi suatu program berkelanjutan dengan dampak positif yang luas. Karena ketika lingkungan terjaga, yang ikut tumbuh bukan hanya produktivitas bisnis Telkom, tetapi juga ekosistem di sekitarnya,” ujar Ahmad melalui keterangannya pada hari Senin (21/9).

VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menilai persoalan sungai tidak dapat dipisahkan berdasarkan batas administratif. Kondisi di satu wilayah, menurut dia, dapat memberikan dampak terhadap wilayah lain yang terhubung melalui aliran air.

“Sungai mengajarkan kita bahwa lingkungan tidak mengenal batas administratif. Apa yang terjadi di satu wilayah pada akhirnya dapat berdampak pada wilayah lainnya,” katanya.

Menurut Gunawan, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.

“Kami melihat aksi hari ini bukan hanya sebagai upaya membersihkan sungai, tetapi sebagai bagian dari komitmen TelkomGroup untuk terus menjaga ruang hidup bersama, terutama di lingkungan operasional kami, dan memberikan manfaat yang lebih bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

25 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Rona
Film Zona Merah Siap Naik k...
Luar Negeri
Tragedi Mengenaskan, 10 Wis...
Olahraga
Laga Penuh Kejutan, Bayern ...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.