Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maroko Klaim Casablanca Jadi Tuan Rumah Final Piala Dunia 2030

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 00:07 WIB | Oleh:
Maroko Klaim Casablanca Jadi Tuan Rumah Final Piala Dunia 2030 Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi stadion Piala Dunia 2030 di Casablanka, Maroko.

CASABLANCA – Final Piala Dunia 2030 diklaim akan digelar di Casablanca, Maroko. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko (FRMF), Fouzi Lekjaa, dalam sebuah acara partai politik di Bouznika, Kamis (10/9), seperti dilaporkan kantor berita Spanyol EFE.

Namun, FIFA hingga kini belum mengumumkan secara resmi stadion maupun kota yang akan menjadi lokasi pertandingan puncak Piala Dunia 2030. Spanyol dan Maroko masih bersaing ketat untuk mendapatkan hak menggelar laga terbesar dalam sepak bola dunia tersebut.

“Provinsi Benslimane akan mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2030,” kata Lekjaa dalam acara tersebut, menurut laporan EFE.

Benslimane merupakan kota yang berjarak sekitar 60 kilometer dari Casablanca. Wilayah tersebut menjadi lokasi pembangunan Stadion Hassan II, proyek stadion raksasa senilai sekitar 12 miliar dolar AS atau sekitar 190 triliun rupiah.

Stadion Hassan II diproyeksikan memiliki kapasitas 115.000 penonton. Jika terealisasi sesuai rencana, stadion tersebut akan menjadi stadion khusus sepak bola terbesar di dunia.

Reuters telah menghubungi FIFA dan Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) untuk meminta tanggapan mengenai klaim tersebut.

Piala Dunia 2030 akan menjadi turnamen bersejarah karena untuk pertama kalinya pertandingan digelar di enam negara yang berada di tiga benua.

Tiga pertandingan pembuka akan berlangsung di Argentina, Paraguay, dan Uruguay sebagai bagian dari perayaan satu abad Piala Dunia. Setelah itu, mayoritas pertandingan akan dimainkan di tiga negara tuan rumah utama, yakni Maroko, Portugal, dan Spanyol.

FIFA hingga kini juga belum memfinalisasi seluruh kota yang akan menjadi tuan rumah pertandingan. Persaingan antara Maroko dan Spanyol semakin menarik karena kedua negara sama-sama menginginkan pertandingan final.

Presiden RFEF Rafael Louzan sebelumnya secara terbuka menyampaikan keinginan Spanyol untuk menjadi tuan rumah partai puncak.

“Spanyol seharusnya menjadi tuan rumah final,” kata Louzan kepada media lokal awal bulan ini.

Kontroversi mengenai lokasi final semakin mencuat setelah FIFA pada Agustus lalu membantah laporan media yang menyebut Presiden FIFA Gianni Infantino telah menjanjikan pertandingan final kepada Maroko.

FIFA menyebut laporan tersebut sebagai informasi yang “palsu dan menyesatkan”.

Dengan demikian, pernyataan terbaru Lekjaa belum dapat dianggap sebagai konfirmasi resmi mengenai lokasi final Piala Dunia 2030. Keputusan akhir tetap berada di tangan FIFA, sementara persaingan antara Maroko dan Spanyol diperkirakan akan terus berlangsung hingga penetapan resmi dilakukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Megapolitan
UMKM Sudah Waktunya Manfaat...
Luar Negeri
Ketegangan Tarif Membayangi...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.