Palangka Raya Raih Aktivasi IKD Tertinggi di Kalteng Capai 19,50 Persen
📅 Minggu, 20 Sep 2026, 16:54 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Irwansyah Putra
PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya mencatatkan persentase aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tertinggi di Kalimantan Tengah, yakni mencapai 19,50 persen, Minggu (20/9).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya Alman P Pakpahan di Palangka Raya, Minggu, mengatakan capaian itu menempatkan Palangka Raya di posisi pertama dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Kalteng.
"Sementara Kabupaten Lamandau berada di posisi berikutnya dengan 12,92 persen, disusul Pulang Pisau 12,57 persen, dan Barito Selatan 8,15 persen," katanya.
Secara keseluruhan, lanjutnya, persentase aktivasi IKD Kalteng mencapai 8,20 persen dan menempatkan provinsi tersebut di peringkat ke-19 secara nasional. Capaian Palangka Raya turut berkontribusi terhadap peningkatan IKD di daerah.
"Capaian 19,50 persen ini pun menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas jangkauan pelayanan aktivasi IKD," kata Alman.
Dia mengatakan percepatan aktivasi IKD tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan persentase capaian, tetapi juga memastikan masyarakat dapat memanfaatkan identitas kependudukan dalam bentuk digital untuk mendukung kemudahan pelayanan administrasi.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya aktivasi IKD. Ini bukan hanya tentang capaian angka, tetapi bagaimana transformasi digital benar-benar memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengapresiasi capaian tersebut dan mengatakan tingginya aktivasi IKD merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan.
“Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Digitalisasi pelayanan harus terus kita dorong agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin mudah, cepat dan praktis,” ujarnya.
Fairid mengajak masyarakat yang belum melakukan aktivasi IKD untuk memanfaatkan layanan yang disediakan Disdukcapil. Menurutnya, semakin luas penggunaan IKD akan mendukung transformasi pelayanan publik berbasis digital di Kota Palangka Raya.
“Posisi Palangka Raya sebagai peringkat pertama di Kalteng tentu menjadi kebanggaan, sekaligus tantangan bagi kami. Kami akan terus melakukan percepatan melalui sosialisasi, pelayanan jemput bola, dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!