Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Qatar Ajak Negara Teluk Gandeng Iran demi Keamanan Kawasan

📅 Senin, 21 Sep 2026, 20:07 WIB | Oleh:
Qatar Ajak Negara Teluk Gandeng Iran demi Keamanan Kawasan Doc: AFP

ISTANBUL - Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.

Al Thani menyatakan perang baru-baru ini seharusnya menjadi panggilan untuk waspada bagi kawasan tersebut.

"Kami berharap perang ini menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa sudah saatnya hal itu terjadi," katanya saat berbicara di Forum Ekonomi Qatar di sela-sela Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Minggu (20/9).

Al Thani juga menekankan bahwa krisis regional baru-baru ini telah menguji berbagai asumsi mengenai keamanan dan stabilitas, serta menggambarkan krisis tersebut memiliki dampak yang meluas di luar wilayah tersebut.

"Iran adalah tetangga kami. Kita perlu memahami bahwa tanpa adanya kerangka kerja keamanan yang menyatukan kita semua sebagai negara-negara Teluk bersama Iran, serta memastikan bahwa tidak ada satu pun di antara kita yang menjadi ancaman bagi yang lain, kawasan ini tidak akan bisa terus berjalan seperti dulu," kata Al Thani.

Dia mengajak untuk bertindak bersama secara bertanggung jawab sebagai kawasan dan memastikan bahwa menjalin hubungan baik dengan Iran dan Iran juga menjalin hubungan baik dengan negara-negara Teluk.

Al Thani mengatakan Qatar dan mitra regionalnya sedang berupaya mewujudkan kesepakatan tersebut dan menyatakan harapan bahwa konflik itu akan mendorong kerja sama lebih erat.

"Kami sedang berupaya mewujudkan hal itu. Mitra regional kami meyakini hal ini dan kami berharap bahwa perang ini menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa sudah saatnya hal itu terjadi," katanya.

Dia juga mengatakan Qatar akan terus melakukan upaya mediasi, menjaga saluran komunikasi, dan bekerja sama dengan mitra regional dan internasional untuk meredakan ketegangan serta mendukung tercapainya kesepahaman diplomatik.

Di bidang ekonomi, Al Thani mengumumkan peluncuran platform Doha Investment untuk mengelola dan memperluas portofolio domestik Qatar Investment Authority serta meningkatkan partisipasi sektor swasta.

Qatar diperkirakan akan melelang proyek-proyek infrastruktur senilai sekitar 38,5 miliar dolar AS (sekitar Rp685,9 triliun) dalam lima tahun ke depan, sementara proyek-proyek properti dan perhotelan diperkirakan akan menarik investasi swasta sebesar 22,5 miliar dolar AS (sekitar Rp400,8 triliun); sehingga nilai potensial gabungannya melampaui 60 miliar dolar AS (sekitar Rp1 kuadriliun).

Pernyataan tersebut disampaikan Al Thani saat para pemimpin dunia berkumpul di New York untuk pekan pertemuan tingkat tinggi Majelis Umum PBB, dengan perang yang melibatkan AS, Israel, dan Iran serta dampaknya di kawasan tersebut menjadi salah satu isu utama yang dihadapi negara-negara Teluk. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Qatar Ajak Negara Teluk Gan...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.