Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Yakin Punya Peluang Capai Kesekapatan dengan Iran Soal Nuklir

📅 Selasa, 26 Mei 2026, 01:10 WIB | Oleh:
AS Yakin Punya Peluang Capai Kesekapatan dengan Iran Soal Nuklir Doc: Julia Demaree Nikhinson/AFP
Ket. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio yakin kalau negaranya berpeluang peluang besar mencapai kesepakatan sementara dengan Iran terkait isu nuklir. “Ada peluang yang cukup kuat di atas meja terkait kemampuan mereka untuk membuka selat, membuka kembali jalur pelayaran, memasuki negosiasi yang sangat nyata, signifikan, dan terbatas waktu mengenai masalah nuklir, dan kami berharap dapat mewujudkannya,” kata Rubio seperti dikutip Antara dari Reuters.

Rubio menegaskan, bahwa AS berkomitmen menempuh seluruh jalur diplomatik dengan Iran sebelum mengambil langkah alternatif lainnya.

Menurut dia, Washington akan mencapai “kesepakatan yang baik” dengan Iran atau menangani persoalan tersebut “dengan cara lain.”

Pada Minggu (24/5), stasiun televisi Fox News melaporkan bahwa kesepakatan kerangka antara AS dan Iran telah “95 persen tercapai,” meski pembicaraan masih memperdebatkan redaksi terkait Selat Hormuz dan persediaan material nuklir milik Teheran.

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai melancarkan serangan bersama terhadap target-target di Iran yang menewaskan lebih dari 3.000 orang.

Pada 8 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Namun, pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil yang pasti.

Meski tidak ada pengumuman dimulainya kembali permusuhan, AS mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sehari sebelumnya, Rubio juga mengatakan kemajuan telah dicapai dalam penyusunan kerangka kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan transit.

“Kemajuan signifikan telah dicapai, meski belum final," kata Rubio kepada wartawan di New Delhi, merujuk pada perundingan tidak langsung antara AS dan Iran yang dimediasi Pakistan.

Rubio menegaskan bahwa Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran internasional dan bukan milik Iran. Ia mengatakan AS bersama mitra di kawasan Teluk dalam 48 jam terakhir telah membuat kemajuan diplomatik terkait kerangka kesepakatan tersebut.

Jika berhasil, kesepakatan itu kata Rubio tidak hanya akan membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan biaya, tetapi juga mengatasi sejumlah isu utama terkait ambisi nuklir Iran di masa lalu.

Namun, ia menegaskan kesepakatan tersebut membutuhkan penerimaan penuh dan kepatuhan dari Iran serta perundingan lanjutan mengenai perincian teknis.

Presiden AS, Donald Trump sebelumnya menghubungi sejumlah pemimpin Timur Tengah pada Sabtu malam untuk membahas negosiasi dengan Iran. Trump mengatakan kesepakatan tersebut sebagian besar telah dirundingkan dan tinggal menunggu finalisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
KAI Terapkan ISO 27001 demi...

Maroon 5 Bakal Konser di Jakarta

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Maroon 5 Bakal Konser di Ja...

Lebih dari 150 Perusahaan Meramaikan Fun Asia Expo 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Lebih dari 150 Perusahaan M...
Luar Negeri
Slovakia Minta Uni Eropa Fo...
Daerah
BNPB Umumkan Banjir di Kota...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.