Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Momentum Terakhir Musim Hujan! Kementan Pacu Tanam Serentak 50 Ribu Hektar Sebelum El Nino

📅 Sabtu, 23 Mei 2026, 15:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Ia menambahkan bahwa gerakan tanam serentak yang kembali dilaksanakan untuk keenam kalinya menjadi upaya percepatan peningkatan indeks pertanaman di berbagai wilayah.

“Kami kembali melaksanakan Gerakan Tanam Serentak untuk keenam kalinya yang dipusatkan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan diikuti 25 provinsi di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Alhamdulillah, lebih dari 50 ribu hektare lahan telah kembali tertanami,” ujarnya.

“Gerakan ini menjadi akselerator untuk mendorong petani terus melakukan tanam setelah panen, sehingga produktivitas dan indeks pertanaman dapat meningkat, dari satu kali tanam menjadi dua hingga tiga kali tanam dalam setahun,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa percepatan tanam perlu dilakukan dengan memanfaatkan sisa air pada penghujung musim hujan agar tanaman dapat tumbuh optimal sebelum memasuki periode kering.

“Penggunaan alat dan mesin pertanian seperti rice transplanter, drone pertanian, dan dukungan teknologi lainnya akan mempercepat proses tanam, meningkatkan efisiensi, serta membantu petani dalam menghadapi keterbatasan tenaga kerja,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar kegiatan tanam tidak hanya dilakukan saat gerakan tanam serentak, tetapi terus berlanjut secara konsisten di lapangan.

“Tanam harus terus berjalan setiap hari, tidak hanya saat gerakan tanam serentak saja. Penyuluh juga harus tetap semangat mendampingi petani dalam kegiatan pertanaman di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, Bupati Mesuji, Hj. Elfianah Khamamik, mengapresiasi dukungan Kementan dalam meningkatkan indeks pertanaman di Kabupaten Mesuji. Gerakan tanam serentak memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian di wilayah masing-masing.

Menanggapi berbagai kebutuhan yang disampaikan daerah, Kepala BPPSDMP mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pemerintah daerah dan menegaskan bahwa kebutuhan pendukung pertanian dapat diusulkan melalui mekanisme yang berlaku.

“Untuk kebutuhan alsintan, benih, jalan usaha tani, dan kebutuhan pendukung lainnya dapat segera diusulkan sesuai mekanisme yang ada agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), pemerintah daerah, hingga penyuluh pertanian dan petani di lokasi pelaksanaan.

Gerakan tanam serentak ini juga menjadi bagian dari upaya modernisasi pertanian dan regenerasi petani melalui pelibatan generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.