Swedia Izinkan Ukraina Menjatuhkan Pesawat Russia Menggunakan Rudal Meteor
📅 Jumat, 10 Jul 2026, 16:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSTOCKHOLM - Menteri Pertahanan Swedia menegaskan bahwa Ukraina berhak menggunakan rudal Meteor terhadap pesawat yang beroperasi di atas wilayah Russia.
Dari Militarnyi, dalam sebuah percakapan dengan para jurnalis, Pål Jonson ditanya apakah Ukraina diizinkan menggunakan rudal-rudal ini untuk menyerang target di wilayah Rusia.
Sebagai tanggapan, kepala Kementerian Pertahanan Swedia menyatakan secara singkat: "Tentu saja."
Ukraina akan menerima rudal Meteor jarak jauh untuk digunakan dengan jet tempur Gripen.
Meteor adalah rudal berpemandu udara-ke-udara jarak jauh. Jangkauan yang dinyatakan melebihi 120 km, dan jangkauan maksimum untuk mengenai target diperkirakan mencapai 200 km. Rudal ini diproduksi oleh konglomerat pertahanan Eropa, MBDA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keunggulan utama Meteor adalah mesin ramjet yang dapat disesuaikan, yang memungkinkannya untuk secara efektif menyerang target pada jarak yang jauh lebih besar, bahkan jika target tersebut sedang aktif bermanuver.
Hal ini akan secara signifikan meningkatkan risiko bagi pesawat tempur Rusia, karena pesawat tempur dan pembom harus bereaksi lebih cepat terhadap peluncuran rudal udara-ke-udara dan melakukan manuver menghindar terlebih dahulu, yang akan meningkatkan kemungkinan mereka terkena serangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!