Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kulon Progo Rencanakan Perluasan RSUD Nyi Ageng Serang

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 17:10 WIB | Oleh:
Pemkab Kulon Progo Rencanakan Perluasan RSUD Nyi Ageng Serang Doc: ANTARA/Sutarmi
Ket. Bupati Kulon Progo Agung Setyawan.

KULON PROGO -- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta merencanakan perluasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nyi Ageng Serang guna mengurai kepadatan layanan kesehatan dan meningkatkan fasilitas medis bagi masyarakat.

​Bupati Kulon Progo Agung Setyawan di Kulon Progo, Rabu, mengatakan rencana pengembangan gedung baru lima lantai tersebut bakal memanfaatkan lahan milik provinsi yang berada persis di sisi utara gedung RSUD saat ini.

​"Kami menyampaikan satu gagasan di mana ada lahan milik provinsi yang bisa dimanfaatkan dan telah mendapatkan sinyal positif, tinggal pengurusan administratif," kata Bupati Agung Setyawan.

​Ia mengatakan lahan milik Pemprov DIY tersebut selama ini difungsikan sebagai area praktik pertanian. Melalui skema permohonan pinjam pakai, tanah tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan area rumah sakit yang ada saat ini.

​Pembangunan gedung baru berlantai lima itu ditujukan untuk merespons keterbatasan kapasitas layanan kesehatan yang kian mendesak di Kulon Progo. Salah satu fokus utamanya adalah penambahan unit fasilitas hemodialisis atau layanan cuci darah.

​"Yang menjadi kebutuhan di Kulon Progo ini adalah kurangnya fasilitas hemodialisis. Di mana perbandingannya sekarang satu alat bisa melayani lebih dari tujuh sampai delapan orang, sehingga pasien yang membutuhkan cuci darah harus mengantre cukup lama," katanya.

​Selain penambahan unit hemodialisis, gedung baru tersebut dirancang untuk menampung unit layanan pusat penanganan trauma serta ruang rawat inap tambahan.

​Bupati juga menambahkan proyek pengembangan ini sekaligus menjadi solusi atas permasalahan keterbatasan lahan parkir yang selama ini dikeluhkan pengunjung gedung lama. Gedung baru kelak akan mengusung desain terintegrasi, dengan menempatkan area parkir di lantai bawah (ground/basement) dan ruang pelayanan kesehatan di lantai atas.

​"Setelah gedung baru berdiri, secara bertahap gedung lama juga akan dikembangkan dengan pola yang sama, yakni pembangunan ke arah atas untuk memaksimalkan kapasitas lahan yang terbatas," kata Bupati Agung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pemkot Bandung Selidiki Kas...
Luar Negeri
AS Akhirnya Luluh dan Tunda...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.