Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Dukung BPJS Ketenagakerjaan Dorong Ahli Waris Mandiri Secara Ekonomi

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 17:00 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Dukung BPJS Ketenagakerjaan Dorong Ahli Waris Mandiri Secara Ekonomi  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mendukung program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (Peka) yang digagas BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya mendorong penerima manfaat dan ahli waris agar mampu mengelola santunan secara produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan bertajuk “Bangkit Merajut Kemandirian Menuju Kesejahteraan Berkelanjutan” tersebut digelar di Pendopo Kota Bandung, Selasa (18/8).

Kegiatan dihadiri Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, serta jajaran pemerintah daerah dan peserta penerima manfaat.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, yang mewakili Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Peka.

Menurut dia, program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun masyarakat yang produktif dan mandiri.

“Jaminan sosial tidak cukup hanya memberikan perlindungan ketika risiko terjadi, tetapi juga harus mampu mendorong masyarakat untuk produktif, mandiri dan memiliki ketahanan ekonomi,” ujar Iskandar saat membacakan sambutan Wali Kota Bandung.

Ia menilai, kesejahteraan masyarakat tidak dapat dibangun pemerintah sendirian. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat.

Melalui program Peka, penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang mendapatkan santunan maupun manfaat jaminan sosial diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi, termasuk melalui peningkatan keterampilan, akses pembiayaan, edukasi keuangan, serta pendampingan usaha.

“Pemerintah Kota Bandung tentu akan terus mendorong terbangunnya ekosistem ekonomi yang memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk tumbuh. Kita ingin masyarakat Bandung tidak hanya menjadi objek program, tetapi menjadi subjek pembangunan yang aktif, produktif dan mandiri,” kata dia.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengapresiasi inisiatif BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

Ia menilai santunan yang diterima ahli waris dapat menjadi modal awal untuk membangun usaha, sehingga manfaat jaminan sosial tidak berhenti pada pemberian santunan.

“Kami sangat apresiasi dan mendukung program ini sehingga kita berharap bisa menumbuhkan tenaga kerja mandiri baru, wirausaha baru yang akan menjadi sokoguru perekonomian bangsa,” ujar Yassierli.

Menurut dia, Kementerian Ketenagakerjaan siap bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan pendampingan kepada para penerima manfaat.

Kementerian juga memiliki berbagai program pelatihan tenaga kerja mandiri dan vokasi yang dapat dikolaborasikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.