Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 18:35 WIB | Oleh:
MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial Doc: antara foto
Ket. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah

JAKARTA - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah mengatakan peringatan Hari Konstitusi setiap 18 Agustus tidak sekadar agenda seremonial, tetapi momentum memperkuat nasionalisme dan menghayati perjuangan paran pendiri bangsa.

“Konstitusi adalah fondasi dasar dari keberadaan negara kita. Peringatan Hari Konstitusi ini bukan sekadar seremonial, melainkan salah satu momen penting bagi kita semua untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa,” kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (19/8).

Menurut Siti, konstitusi tidak cukup hanya diingat teksnya, tetapi juga harus dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dia mengatakan pemahaman mengenai konstitusi sebagai hukum dasar tertinggi negara perlu terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945 sebagai rujukan sekaligus panduan bernegara.

“Penegakan aturan dan kesadaran konstitusi ini belum seluruhnya berjalan sempurna. Itulah sebabnya kita masih sangat memerlukan kesadaran aktif dari seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menjaga, memperjuangkan, dan menjalankan konstitusi yang telah kita miliki,” ujarnya.

Siti menilai penegakan konstitusi membutuhkan sinergi dan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks itu, dia menyebut MPR memiliki peran strategis untuk menyosialisasikan nilai-nilai konstitusi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“MPR terus menjalankan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan dan konstitusi sebagai fondasi fundamental bagi generasi muda. Ini penting untuk memperkuat mental, karakter, serta integritas generasi penerus agar mereka siap menjaga dan melestarikan konstitusi negara demi keutuhan NKRI di masa depan,” katanya.

Hari Konstitusi diperingati setiap 18 Agustus berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2008 yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 September 2008.

Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan pengesahan UUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
MPR Tegaskan Hari Konstitus...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.