Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama Doc: ANTARA/HO-PBSI
Ket. Ganda campuran Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran saat melawan pasangan Jepang Yuichi Shimogami/Sayaka Hobara pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India, Rabu (19/8). Bimo/Arlya kalah dengan skor 13-21, 16-21.

JAKARTA - Ganda campuran Indonesia Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran menyebut konsistensi fokus dan mental sebagai bahan evaluasi setelah langkah mereka terhenti pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Rabu (19/8).

Bimo/Arlya kalah dua gim langsung 13-21, 16-21 dari unggulan ke-13 asal Jepang Yuichi Shimogami/Sayaka Hobara.

"Sepanjang pertandingan fokus kami masih naik turun. Ketika sudah unggul atau berada dalam situasi poin ketat, konsentrasi kami beberapa kali hilang," kata Bimo dalam keterangan resmi PBSI setelah laga.

Meski gagal melangkah lebih jauh, Bimo mengungkapkan pola permainan mereka sebenarnya masih dapat mengimbangi pasangan Jepang.

Menurut dia, pekerjaan berikutnya adalah menjaga kestabilan permainan terutama ketika pertandingan memasuki situasi-situasi penting.

"Dari sisi pola permainan, kami merasa masih mampu mengimbangi mereka. Namun, kami perlu lebih konsisten dalam menjaga pikiran dan mental selama pertandingan," ujar Bimo.

Arlya mengatakan pengalaman tampil pada Kejuaraan Dunia memberikan sejumlah catatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas permainan mereka.

"Kami mendapat banyak pelajaran, terutama tentang menjaga fokus, menghadapi poin-poin kritis, dan mempertahankan keunggulan," kata Arlya.

Selain aspek mental dan pengambilan keputusan, Arlya juga menilai mereka masih perlu meningkatkan kemampuan fisik untuk menunjang permainan.

"Kami juga perlu menambah kekuatan tangan agar permainan kami bisa lebih baik ke depan," ujarnya.

Hasil tersebut mengakhiri perjalanan Bimo/Arlya pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah sebelumnya memenangi pertandingan babak pertama atas pasangan Prancis Julien Maio/Lea Palermo 21-12, 13-21, 22-20. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Pemkot Bandung Selidiki Kasus Pengelupasan Pohon

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Selidiki Kas...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.