Wabah Difteri Meledak di Australia: Lebih dari 220 Kasus Terdeteksi
📅 Kamis, 21 Mei 2026, 19:12 WIB | Oleh: Deri HenriawanCANBERRA - Australia menyiapkan paket dukungan kesehatan darurat setelah lebih dari 220 kasus difteri tercatat di seluruh negeri tahun ini, menandai wabah terbesar di negara itu dalam beberapa dekade, kata para pejabat kesehatan pada Rabu (20/5).
Dalam sebuah konferensi pers, Menteri Kesehatan Australia Mark Butler menggambarkan lonjakan ini sebagai hal yang "sangat mengkhawatirkan".
Butler menyebutkan pula bahwa jumlah kasusnya "sekitar 30 kali dari rata-rata jumlah kasus difteri" dalam beberapa tahun terakhir.
Pemerintah federal saat ini bekerja sama dengan otoritas negara bagian untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dan mengerahkan personel tambahan, terutama di komunitas-komunitas pribumi terpencil tempat wabah ini terkonsentrasi.
Difteri, infeksi bakteri yang sangat menular, dapat berakibat fatal pada kasus yang parah serta oernah menjadi penyebab utama kematian anak-anak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyakit ini dapat dicegah melalui vaksinasi tetapi bisa kembali merebak ketika kekebalan tubuh menurun.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mendesak warga Australia untuk memastikan vaksinasi mereka telah diperbarui, menyebutnya sebagai "hal terpenting yang dapat dilakukan masyarakat," seperti dilansir Australian Broadcasting Corporation. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!