Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Korbankan Atlet untuk Tampil pada PON 2028 Karena Dualisme Kepengurusan

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 19:22 WIB | Oleh:
Jangan Korbankan Atlet untuk Tampil pada PON 2028 Karena Dualisme Kepengurusan Doc: ANTARA/Donny Aditra
Ket. Ketum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid (tengah) berbicara dalam kegiatan Diskusi SIWO PWI Jaya bertema "Optimalisasi Jakarta sebagai Kota Penyangga PON XXII NTB/NTT 2028" di Kantor KONI DKI Jakarta, Kamis (30/7).

JAKARTA - Ketua Umum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid menegaskan atlet tidak boleh menjadi korban dualisme pengurus cabang olahraga sehingga hak mereka membela daerah pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB/NTT 2028 harus tetap terjamin.

"Kalau organisasi berdinamika silakan saja, tetapi tidak boleh melarang-larang atlet untuk ikut bertanding membela provinsi," kata dia dalam Diskusi SIWO PWI Jaya bertema "Optimalisasi Jakarta sebagai Kota Penyangga PON XXII NTB/NTT 2028" di Kantor KONI DKI Jakarta, Kamis (30/6).

Hidayat menjelaskan, setiap atlet harus tetap memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi dan dipilih secara objektif mewakili provinsi-nya pada PON 2028.

Menurut dia, persoalan organisasi merupakan urusan internal yang tidak boleh menghambat pembinaan dan kesempatan bertanding atlet.

"Terhadap pengurus cabang olahraga yang kemungkinan ada potensi dualisme atau sedang berdinamika, kami sudah sampaikan berkali-kali," ujar dia menekankan.

Hidayat menambahkan KONI DKI Jakarta tengah memusatkan perhatian pada peningkatan kesiapan atlet dan insan olahraga agar bersaing pada PON 2028.

KONI juga bersinergi dengan pemerintah provinsi untuk mulai menyiapkan rencana merevitalisasi venue yang akan digunakan, sebagai bagian dari peran Jakarta sebagai kota penyangga pelaksanaan pertandingan.

KONI DKI juga telah menjalankan pemusatan latihan daerah (pelatda) sejak 2025. Namun, pelaksanaannya belum dapat dilakukan secara maksimal karena keterbatasan anggaran, terutama untuk 17 cabang olahraga yang akan bertanding di Jakarta.

Hidayat menyatakan DKI Jakarta berencana mengikuti seluruh 71 cabang olahraga pada PON 2028 dengan jumlah nomor pertandingan 1.800 nomor. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Lampaui Target Nasional, Ba...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.