Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangka Tengah Targetkan 6 Klaster Budi Daya Perikanan Terpadu, Perkuat Produksi dari Hulu ke Hilir.

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 20:22 WIB | Oleh:
Bangka Tengah Targetkan 6 Klaster Budi Daya Perikanan Terpadu, Perkuat Produksi dari Hulu ke Hilir. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah Imam Soehadi

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan pengembangan enam klaster budi daya perikanan terpadu yang tersebar di enam kecamatan, untuk memperkuat produksi perikanan dari hulu hingga hilir berbasis potensi desa.

Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah Imam Soehadi di Koba, Kamis, mengatakan setiap kecamatan ditargetkan memiliki sedikitnya satu desa sebagai sentra pengembangan budi daya perikanan dengan pola sister klaster.

"Kami menargetkan memiliki enam klaster di enam kecamatan dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa," katanya.

Pengembangan klaster dilakukan dengan mengoptimalkan potensi lokal di masing-masing desa, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang dinilai mampu mendukung pengembangan usaha budi daya perikanan secara berkelanjutan.

Menurut dia, konsep klaster dibangun berdasarkan karakteristik wilayah sehingga komoditas yang dikembangkan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki setiap daerah.

"Konsep klaster berangkat dari potensi yang ada, sehingga pengembangannya disesuaikan dengan karakteristik, baik untuk ikan air tawar maupun ikan air payau," ujarnya.

Ia mengatakan, kawasan pesisir akan difokuskan untuk pengembangan budi daya ikan air payau, sedangkan desa-desa di daratan diarahkan menjadi sentra budi daya ikan air tawar.

Imam menjelaskan, program sister klaster budi daya perikanan terintegrasi saat ini terus dikembangkan secara bertahap.

Setelah diterapkan di Desa Pinang Sebatang, program tersebut mulai dikembangkan di Desa Lampur sebagai lokasi berikutnya.

"Kami mencoba mengembangkan budi daya ikan air tawar mulai dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, pengolahan hingga pemasaran," katanya.

Pihaknya juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung keberhasilan program tersebut, termasuk menggandeng pihak swasta seperti perusahaan Arsari Tambang.

"Berkolaborasi itu sangat penting, agar pengembangan klaster perikanan dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," kata Imam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.