Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penertiban PKL di Kawasan Cicadas Berjalan dengan Humanis

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penertiban PKL di Kawasan Cicadas Berjalan dengan Humanis Doc: Antara

Kota Bandung - Pemerintah Kota Bandung memastikan penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Cicadas berjalan dengan humanis serta mengedepankan dialog panjang bersama para pedagang.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut penertiban PKL di Cicadas rampung pada Selasa (19/5) dini hari dan selanjutnya Pemkot Bandung akan melanjutkan penataan serupa ke ruas Jalan Cipadung.

“Bahkan, pembongkaran lapak dilakukan secara mandiri oleh para PKL setelah tercapai kesepakatan bersama. Alhamdulillah, semua berjalan lancar,” kata Farhan di Bandung, Kamis.

Menurutnya, pendekatan komunikasi menjadi kunci utama keberhasilan penataan kawasan Cicadas. Sejak awal memilih jalan dialog dibanding langkah represif agar proses berjalan kondusif dan tetap menjaga kepentingan masyarakat kecil.

“Kalau mau menggusur orang itu harus ngobrol dulu. Memang prosesnya lama, tapi hasilnya lebih baik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan dirinya secara langsung memantau perkembangan penataan kawasan tersebut hampir setiap pekan. Bahkan, hingga Selasa (19/5) subuh, ia masih berada di lapangan untuk memastikan proses berjalan tuntas bersama gabungan organisasi perangkat daerah.

“Setelah pembongkaran selesai, fokus berikutnya adalah pembenahan infrastruktur dasar, terutama sistem drainase yang selama ini terganggu, karena tertutup bangunan dan lapak PKL,” kata dia.

Farhan menjelaskan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung akan segera membuka akses kontrol bak drainase agar aliran air kembali normal dan kawasan Cicadas terbebas dari persoalan genangan.

“Drainase akan diperbaiki dulu, karena banyak kontrol bak yang tertutup. Itu yang sekarang dibenahi,” kata dia.

Pemkot Bandung juga menyiapkan konsep penataan baru bagi kawasan tersebut. Farhan menyebut para PKL nantinya tetap bisa berusaha di lokasi yang sama, namun dengan model bisnis dan tata kelola yang berbeda agar lebih tertib dan nyaman.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam proses penataan kawasan Cicadas. Menurutnya, dorongan dari Gubernur Jawa Barat turut memperkuat langkah penataan yang selama ini berjalan bertahap.

“Alhamdulillah, dibantu oleh Pak Gubernur. Jadi, ada dorongan tenaga yang sangat kuat dari Pak Gubernur,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Daerah
Gempa NTT Masih Terus Berla...
Megapolitan
Senyum, Salam, Sapa, dan Sa...
Nasional
Ada Gerakan Selamatkan Pang...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.