Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wow, 3.600 Lulusan SMK dan Lembaga Kursus Jatim Berhasil Tembus Pasar Kerja Luar Negeri

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 15:41 WIB | Oleh:
Wow, 3.600 Lulusan SMK dan Lembaga Kursus Jatim Berhasil Tembus Pasar Kerja Luar Negeri Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai, menekan tombiol tanda pelepasan 3.600 lulusan SMK dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) untuk bekerja di luar negeri di Gedung Islamic Center Surabaya, Rabu (20/5).

SURABAYA —  Pemerintah Provinsi Jawa Timur melepas 3.600 lulusan SMK dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dari berbagai daerah untuk bekerja di luar negeri, sekaligus meluncurkan program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri (3+1) di Gedung Islamic Center Surabaya, Rabu (20/5).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Khofifah, mengungkapkan, para lulusan tersebut merupakan bagian dari generasi muda yang dipersiapkan untuk bersaing di pasar kerja global sekaligus membawa nama baik Indonesia.

“Seperti Bung Karno bilang, gantungkan cita-citamu setinggi langit karena kalau jatuh akan jatuh di antara bintang-bintang. Anak-anak adalah para bintang, anak-anak adalah para champion, dan anak-anak hari ini bersiap menjadi pahlawan devisa bangsa,” ujar Khofifah.

Ia berpesan agar para lulusan mampu menjaga nama baik bangsa dan menunjukkan kapasitas terbaik selama bekerja di luar negeri.

“Bawalah merah putih, kibarkan setinggi-tingginya, harumkan nama bangsa Indonesia, dan teruslah dalam hati tanamkan merah putih, dalam pikiran kuatkan merah putih, dalam gerakan juga laksanakan misi merah putih di mana pun anak-anak nanti akan bertugas, bekerja, dan mengabdi,” katanya.

Menurut Khofifah, kualitas lulusan SMK di Jawa Timur terus menunjukkan daya saing, bahkan sebagian telah menembus pasar internasional melalui produk maupun keterampilan yang dimiliki.

“Produk SMKN 1 Buduran sudah pernah didisplay di Hongkong dan sudah dipakai oleh model-model internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang turut hadir mengungkapkan, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menyiapkan lulusan SMK agar siap kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Selain pelepasan tenaga kerja, pemerintah juga meluncurkan program SMK 3+1, yakni tiga tahun pendidikan di sekolah dan satu tahun tambahan untuk persiapan masuk dunia kerja melalui kemitraan industri.

Ia menyebut, sebanyak 3.000 lulusan SMK dan 600 lulusan LKP dilepas untuk bekerja di berbagai negara dengan jalur resmi serta telah dibekali kemampuan bahasa, pemahaman budaya, dan kelengkapan administrasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin menambahkan, program ini melibatkan seleksi dan asesmen terhadap SMK yang terlibat serta didukung kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kementerian terkait penempatan tenaga kerja migran. Sektor pekerjaan yang dituju bervariasi, mulai dari manufaktur, pertanian, hingga hospitality, tergantung kebutuhan negara tujuan.

Khofifah berharap para lulusan tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga dapat memperkuat kontribusi Indonesia di tingkat global. “Selamat berjalan, selamat bertugas, sehat dan sukses semuanya,” pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Luar Negeri
Harga BBM Meroket, Prancis ...

Qatar Risaukan Konflik di Selat Bab al-Mandab

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Qatar Risaukan Konflik di S...
Daerah
Pemkot Bandung Gaspol Gelar...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.