9,4 Juta Murid Akan Mengikuti SPMB
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 06:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohBetul. Ada daerah yang memberi bobot lebih besar. Ada juga yang mengombinasikannya dengan nilai rapor atau prestasi lain. Semua tergantung pada kebijakan pemda.
Kenapa Kemendikdasmen memberi fleksibilitas kepada daerah?
Karena kondisi dan kebutuhan tiap daerah berbeda. Kami memberikan ruang agar pemerintah daerah bisa menyesuaikan mekanisme seleksi dengan situasi di wilayah masing-masing.
Apa alasan TKA banyak dipakai dalam jalur prestasi?
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena TKA merupakan tes yang terstandar, objektif, dan kredibel untuk mengukur capaian akademik murid di tingkat nasional.
Mayoritas daerah memang menggunakan TKA?
Dari juknis yang sudah kami lihat, hampir semua pemerintah daerah menggunakan TKA dalam jalur prestasi. Yang membedakan hanya besar bobotnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagaimana kesiapan Kemendikdasmen dalam mendukung pelaksanaan TKA untuk kebutuhan SPMB?
Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar hasil TKA bisa disampaikan cepat dan tepat waktu sehingga tidak menghambat proses penerimaan murid baru.
Kemendikdasmen menyebut murid dari keluarga tidak mampu punya peluang besar masuk sekolah yang diinginkan lewat SPMB.
Kami memang punya keberpihakan kuat terhadap peserta didik dari keluarga kurang mampu. Dalam skema SPMB sekarang, mereka punya banyak jalur yang bisa dimanfaatkan untuk masuk sekolah tujuan.
Seperti apa peluang yang dimaksud?
Misalnya di jenjang SMA, ada jalur afirmasi dengan kuota minimal 30 persen khusus untuk murid dari keluarga tidak mampu.
Selain jalur afirmasi, apakah ada peluang lain?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!