Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 18:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bulog Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen Doc: istimewa
Ket. Direktur Utama Perum Bulog, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani (tengah) di sela sela Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, Rabu (1/4)

JAKARTA – Perum Bulog memastikan kesiapannya membangun 100 titik infrastruktur pascapanen. Hal itu untuk menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2026 terkait pembangunan 100 titik infrastruktur pascapanen di seluruh Indonesia.

Penegasan itu disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani dalam Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Pangan dan dihadiri oleh Wakil Kepala BP BUMN, perwakilan Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta BPKP. 

Ahmad Rizal menyampaikan bahwa Bulog siap menjalankan amanat pemerintah dengan pendekatan yang terukur, profesional, dan akuntabel.

“Penugasan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem logistik dan ketahanan pangan nasional. Bulog akan memastikan seluruh tahapan dipersiapkan secara matang agar pembangunan infrastruktur benar-benar tepat lokasi, tepat fungsi, dan tepat manfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. Ahmad Rizal di Jakarta, Rabu (1/4).

Dia menambahkan, sebagai tindak lanjut terdapat tiga langkah utama yang tengah disiapkan Bulog:

Pertama, penyusunan studi kelayakan (feasibility study) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi dan para ahli. Kajian ini mencakup aspek teknis, operasional, serta finansial guna memastikan pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Kedua, penyusunan pertimbangan teknis bersama Kementerian Pertanian, khususnya Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, agar pembangunan gudang dan infrastruktur pascapanen disesuaikan dengan tipologi serta karakteristik wilayah masing-masing.

Ketiga, evaluasi kelayakan finansial dan rekomendasi penggunaan dana investasi pemerintah non permanen. Setelah ketiga unsur tersebut terpenuhi, hasilnya akan dilaporkan kepada Menteri Koordinator Pangan untuk memperoleh persetujuan tertulis sebelum pembangunan dimulai.

"Program pembangunan ini direncanakan tersebar di 92 kabupaten dengan total anggaran sekitar Rp5 triliun, yang terdiri dari sekitar Rp4,4 triliun untuk pembangunan infrastruktur utama dan sekitar Rp560 miliar untuk mekanisasi, otomatisasi, serta sistem teknologi informasi," tambah Ahmad Rizal Ramdhani.

Adapun rencana pembangunan Infrastruktur Pascapanen ini meliputi:

94 unit gudang penyimpanan

6 unit silo gabah

8 unit silo jagung

17 unit dryer beras

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.