Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anthropic Gandeng Samsung Kembangkan Chip AI

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 11:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anthropic Gandeng Samsung Kembangkan Chip AI Doc: AICerts
Ket. Ilustrasi chip AI

JAKARTA - Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic, dikabarkan tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Samsung Electronics untuk memproduksi chip AI khusus.

Langkah ini menandai semakin ketatnya persaingan industri semikonduktor global, di tengah melonjaknya kebutuhan komputasi berbasis AI.

Berdasarkan laporan media teknologi GSMArena, Sabtu, kedua perusahaan saat ini masih berada dalam tahap awal negosiasi. Jika kesepakatan tercapai, Samsung akan ditugaskan memproduksi chip khusus yang dirancang untuk mendukung pengembangan model AI generatif milik Anthropic.

Kerja sama tersebut, mencerminkan perubahan besar di industri semikonduktor. Permintaan chip AI yang terus meningkat, membuat banyak perusahaan teknologi mulai mencari alternatif pemasok di luar Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), yang selama ini mendominasi pasar manufaktur chip canggih.

Situasi tersebut menjadi angin segar bagi Samsung dan Intel Corporation.

Kedua perusahaan sebelumnya menghadapi tantangan besar di bisnis semikonduktor, namun ledakan permintaan AI membuka peluang baru untuk merebut pangsa pasar yang lebih besar.

Bahkan, laporan terbaru menyebutkan bahwa Apple Inc. kembali mempertimbangkan Intel sebagai salah satu pemasok chipnya.

Samsung juga disebut tengah menjalin pembicaraan dengan Apple, terkait potensi kerja sama di sektor semikonduktor.

Meski berencana mengembangkan chip khusus, Anthropic menegaskan bahwa dalam waktu dekat operasional pusat datanya masih akan bergantung pada sejumlah mitra teknologi utama.

Perusahaan tersebut tetap menggunakan chip Titanium milik Amazon Web Services, tensor processing unit (TPU) dari Google, serta graphics processing unit (GPU) besutan NVIDIA Corporation.

Namun, pertumbuhan model AI yang semakin kompleks membuat Anthropic membutuhkan perangkat keras yang lebih spesifik dan efisien untuk meningkatkan kapasitas komputasinya di masa depan.

Tren pengembangan chip AI khusus juga dilakukan oleh para pemain besar lainnya. OpenAI, misalnya, dilaporkan tengah bernegosiasi dengan Broadcom Inc. untuk mengembangkan semikonduktor AI mereka sendiri.

Langkah Anthropic dan Samsung menunjukkan bahwa perlombaan AI kini tidak hanya terjadi pada pengembangan model bahasa, tetapi juga merambah ke perebutan teknologi chip yang akan menjadi fondasi utama industri kecerdasan buatan di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Jakarta Terus Berupaya Mengejar Status Kota Layak Anak

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Meng...
Luar Negeri
Aksi Protes Siswa Rusuh, Ra...
Olahraga
Gol Kevin Diks Melecut Sema...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.