Angkutan Lebaran Berjalan Sukses di Seluruh Bandara InJourney Airports, Ini 5 Indikatornya
📅 Rabu, 01 Apr 2026, 12:50 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasJAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menutup Posko Siaga Idul Fitri Melayani Sepenuh Hati di 37 bandara, Senin, 30 Maret 2026.
Penutupan posko di seluruh bandara dilakukan terpusat secara online dari kantor pusat InJourney Airports di kawasan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, oleh Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi beserta jajaran direksi.
Ini sekaligus menandakan usainya periode angkutan lebaran di seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan angkutan lebaran di seluruh bandara secara umum berjalan lancar.
“Operasional dan pelayanan bandara, serta kepatuhan terhadap regulasi, tetap terjaga di tengah tingginya lalu lintas penerbangan berkat kolaborasi yang sangat baik antara InJourney Airports dan stakeholders di bandara. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan angkutan lebaran di bandara-bandara InJourney Airports,” jelas Pahlevi dalam keterangan tertulis, kemarin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun kesuksesan angkutan lebaran 2026 di bandara-bandara InJourney Airports dapat dilihat dari sejumlah indikator.
Indikator pertama, adanya peningkatan jumlah penumpang yang dapat dikelola dengan baik. Pada periode angkutan lebaran 13-29 Maret 2026, sebanyak 37 bandara yang dikelola InJourney Airports total melayani 8,8 juta penumpang pesawat, naik 6,4% dibandingkan dengan periode angkutan lebaran 2025 yang tercatat 8,3 juta.
Sejalan dengan peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga lebih tinggi menjadi sekitar 63.222 penerbangan atau naik 9% dari sebelumnya 58.019 penerbangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trafik tertinggi pada arus mudik ada pada 18 Maret 2026, yakni sebanyak 568.871 penumpang dan 4.044 penerbangan. Sementara itu trafik tertinggi pada arus balik ada pada 29 Maret 2026 dengan 603.575 penumpang dan 3.869 penerbangan.
Indikator kesuksesan kedua adalah utilisasi _slot time_ penerbangan (ketersediaan waktu take off dan landing pesawat di bandara) yang secara total mencapai 82%.
“Pada periode tahun ini, bandara-bandara semakin optimal dengan utilisasi _slot time_ mencapai 82% atau lebih tinggi dibandingkan periode tahun lalu sekitar 77%,” ujar Pahlevi.
Kemudian indikator kesuksesan ketiga adalah realisasi penerbangan tambahan (extra flight_) yang tinggi mendekati 4.097 extra flight_, jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 2.800 _extra flight_.
Pahlevi menuturkan, “Tingginya realisasi _extra flight_ pada angkutan lebaran tahun ini sebagai upaya InJourney Aiports dan maskapai penerbangan untuk dapat mengakomodir permintaan perjalanan udara masyarakat baik pada arus mudik maupun arus balik.”
Indikator kesuksesan yang keempat adalah meningkatnya konektivitas penerbangan. Pada angkutan lebaran 2026, jumlah rute penerbangan di 37 bandara total mencapai 1.487 rute atau bertambah 53 rute dibandingkan dengan angkutan lebaran 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!