Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada! El Nino Dinilai PBB Tingkatkan Risiko Cuaca Ekstrem Global

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 22:37 WIB | Oleh:
Waspada! El Nino Dinilai PBB Tingkatkan Risiko Cuaca Ekstrem Global Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi El Nino.

ISTANBUL, TURKI - Kondisi El Nino telah berkembang di Pasifik tropis dan diperkirakan akan menguat dengan cepat dalam beberapa bulan mendatang, demikian laporan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada Jumat.

Menurut WMO, hal itu dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya gelombang panas, kekeringan, curah hujan lebat, dan kondisi cuaca ekstrem lain di sejumlah bagian dunia.

Dalam Laporan Pembaruan Iklim Musiman Global terbaru, WMO mengatakan model prakiraan menunjukkan transisi cepat menuju peristiwa El Nino yang kuat selama Juli-September 2026, dengan suhu permukaan laut di Pasifik khatulistiwa tengah dan timur diperkirakan naik lebih dari 2 derajat Celsius di atas rata-rata.

WMO mengatakan model prakiraan menunjukkan "kesepakatan yang luar biasa," sehingga memberikan keyakinan tinggi bahwa El Nino akan terus menguat hingga musim gugur di belahan Bumi utara, sementara Atlantik khatulistiwa juga diperkirakan akan tetap lebih hangat dari rata-rata.

"Kondisi El Nino sudah berlangsung dan diperkirakan akan menguat dengan cepat menjadi peristiwa yang kuat, seperti yang diantisipasi secara akurat oleh prakiraan WMO," kata Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo dalam pernyataan pers.

Saulo menambahkan hal itu akan meningkatkan kemungkinan terjadinya kekeringan dan curah hujan lebat serta risiko gelombang panas di darat dan gelombang panas di laut di banyak wilayah di dunia.

Badan tersebut mengatakan telah meningkatkan koordinasi, layanan informasi iklim, dan dukungan peringatan dini untuk membantu pemerintah, organisasi kemanusiaan, dan sejumlah sektor yang sensitif terhadap iklim, termasuk pertanian dan kesehatan, serta mempersiapkan diri menghadapi dampak potensial.

"Komunitas WMO telah meluncurkan mobilisasi yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengoordinasikan kegiatan di seluruh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan di tingkat regional untuk mendukung pemerintah, organisasi kemanusiaan, dan sektor-sektor yang sensitif terhadap iklim," kata Saulo.

Saulo menjelaskan prakiraan musiman yang canggih dan peringatan dini sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi dampak pada perekonomian dan komunitas. Ant/Sumber: Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.