Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dihantui Rudal Presisi AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Absen dari Pemakaman Ayahnya

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 19:46 WIB | Oleh:
Dihantui Rudal Presisi AS-Israel,  Pemimpin Tertinggi Iran Absen dari Pemakaman Ayahnya Doc: Istimewa
Ket. AS dan Israel telah lama mengembangkan jaringan intelijen, satelit, pesawat nirawak, serta rudal berpemandu presisi untuk target tertentu. Israel, misalnya, dikenal menggunakan rudal berpemandu presisi dan amunisi cerdas yang didukung informasi intelijen secara real-time untuk membidik tokoh penting maupun fasilitas strategis.

TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, dilaporkan tidak akan menghadiri pemakaman ayahnya, Ali Khamenei, karena alasan keamanan, yang akan berlangsung Sabtu (4/7).

Dari Times of India, keputusan itu diambil di tengah kekhawatiran bahwa kemunculannya di hadapan publik dapat dimanfaatkan sebagai peluang serangan oleh Israel.

Informasi tersebut disampaikan Ayatollah Hakim Elahi, perwakilan Pemimpin Tertinggi Iran di India, yang menyebut ancaman Israel serta kemampuan pengintaian musuh menjadi alasan utama absennya Mojtaba dari prosesi pemakaman.

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Perang AS-Israel melawan Iran pada Februari lalu menunjukkan kemampuan kedua negara melancarkan serangan presisi jarak jauh terhadap sasaran bernilai tinggi. Dalam operasi tersebut, kediaman Ali Khamenei dilaporkan berhasil dihantam secara akurat hingga menewaskan pemimpin Iran yang telah berkuasa selama puluhan tahun.

Amerika Serikat dan Israel selama bertahun-tahun mengembangkan jaringan intelijen, satelit, pesawat nirawak, serta rudal berpemandu presisi yang mampu menyerang target tertentu dengan tingkat akurasi sangat tinggi. Israel, misalnya, dikenal menggunakan rudal berpemandu presisi dan amunisi cerdas yang didukung informasi intelijen secara real-time untuk membidik tokoh penting maupun fasilitas strategis. Sementara itu, AS mengandalkan kombinasi rudal jelajah, bom berpemandu GPS, hingga pesawat siluman untuk menyerang sasaran bernilai tinggi dengan risiko kerusakan di luar target yang lebih kecil. Meski demikian, tingkat keberhasilan setiap operasi tetap bergantung pada kualitas intelijen, kondisi lapangan, dan sistem pertahanan lawan.

Laporan juga menyebut Mojtaba sebelumnya tidak menghadiri pemakaman istrinya, Zahra Haddad-Adel, yang turut tewas dalam serangan udara AS-Israel pada 28 Februari lalu.

Di tengah situasi itu, Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, melontarkan peringatan keras kepada Washington setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dilaporkan menyatakan bahwa Mojtaba Khamenei merupakan target untuk dibunuh.

Araghchi menegaskan Amerika Serikat memiliki kewajiban berdasarkan nota kesepahaman (MoU) 14 poin yang mengakhiri konflik untuk menahan tindakan Israel. Menurutnya, jika ancaman terhadap kepemimpinan Iran terus berlanjut, Teheran akan memberikan respons yang cepat dan keras.

Sementara ketegangan militer masih membayangi, jalur diplomasi tetap berlangsung. Qatar dan Pakistan dilaporkan telah menggelar pertemuan terpisah dengan delegasi AS dan Iran di Doha. Kedua pihak disebut sepakat melanjutkan pembahasan setelah rangkaian pemakaman Ali Khamenei yang dijadwalkan berlangsung pada 4–9 Juli di sejumlah kota di Iran dan Irak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Megapolitan
PT Transjakarta Kembali Ope...
Advertisement
Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.