Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melalui Program ITSAP, AirNav Indonesia – ASA Perkuat Kualitas Layanan Navigasi

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 11:57 WIB | Oleh:
Melalui Program ITSAP, AirNav Indonesia – ASA Perkuat Kualitas Layanan Navigasi Doc: Dok. Istimewa

TANGERANG – AirNav Indonesia bersama Airservices Australia (ASA) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Tangerang, Jumat, 3 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak 29 Juli tersebut merupakan bagian dari program kerja sama dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas layanan navigasi penerbangan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik.

“Melalui Program ITSAP, kami mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman yang sangat berharga, mulai dari pengembangan kapasitas organisasi, pengelolaan data, pemanfaatan teknologi surveillance, hingga penguatan standar pelayanan navigasi penerbangan. Kami berharap seluruh pembelajaran tersebut dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan operasional sehari-hari, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja dan kualitas layanan AirNav Indonesia di masa mendatang,” jelas Direktur Operasi AirNav Indonesia Setio Anggoro dalam penutupan kegiatan yang digelar di Kantor Pusat AirNav Indonesia di Tangerang, akhir pekan lalu.

Selain itu, menurutnya, AirNav Indonesia juga berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan Airservices Australia melalui berbagai program pengembangan kapasitas di masa mendatang. Dijelaskan, selama lima hari pelaksanaan, ITSAP menghadirkan sejumlah workshop dan diskusi yang membahas berbagai aspek strategis penyelenggaraan pelayanan navigasi penerbangan. Pada bidang Strategic Workforce Planning, peserta mendalami pengembangan kapasitas organisasi dan perencanaan kebutuhan sumber daya manusia sebagai fondasi transformasi organisasi. 

Pada bidang Air Trafic Management (ATM) Standards, pembahasan difokuskan pada penyempurnaan dokumentasi standar pelayanan lalu lintas udara, penguatan manajemen kinerja, serta peningkatan kesiapsiagaan melalui pembahasan manajemen krisis.

Sementara itu, pada bidang Data Management, peserta memperkuat pemahaman mengenai tata kelola data (data governance), pengembangan ekosistem data, penggabungan data lintasan penerbangan (trajectory stitching), hingga pemanfaatan data untuk mendukung pengambilan keputusan operasional berbasis data. Kemudian pada bidang Surveillance Data Management and Decoding, kegiatan difokuskan pada pengembangan kapabilitas pengelolaan data surveillance guna mendukung proses dekode, analisis, dan distribusi data secara lebih efektif.

Selain penguatan kompetensi teknis, kegiatan Program Management menghasilkan evaluasi pelaksanaan ITSAP 2025/2026 sekaligus pembahasan rencana kerja ITSAP 2026/2027 bersama berbagai direktorat di AirNav Indonesia. Pembahasan tersebut mencakup pengembangan program peningkatan kompetensi personel, penguatan kerja sama profesional Air Traffic Controller Indonesia–Australia, serta penyelarasan kebutuhan pengembangan organisasi pada berbagai bidang operasional dan teknis.

Setio Anggoro menambahkan bahwa keberhasilan program pengembangan kapasitas tidak hanya diukur dari terselenggaranya pelatihan, tetapi juga dari implementasi pengetahuan dan praktik terbaik yang diperoleh untuk mendorong inovasi, meningkatkan kinerja organisasi, serta memperkuat kualitas pelayanan navigasi penerbangan.

”Hal tersebut sejalan dengan komitmen AirNav Indonesia untuk terus membangun organisasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, peningkatan trafik penerbangan, dan tuntutan keselamatan penerbangan di masa depan,” tegasnya.

Penutupan rangkaian ITSAP menjadi penanda berakhirnya pelaksanaan program tahun 2026 di AirNav Indonesia. Ke depan, AirNav Indonesia dan Airservices Australia sepakat untuk terus memperkuat kemitraan strategis melalui berbagai inisiatif pengembangan kapasitas yang diharapkan memberikan manfaat tidak hanya bagi kedua organisasi, tetapi juga bagi peningkatan keselamatan penerbangan dan pelayanan navigasi penerbangan di kawasan Asia Pasifik. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.