Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sumbang 38 Persen QRIS Nasional, Pramono Anung Pacu Digitalisasi UMKM di JKF 2026

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 12:05 WIB | Oleh:
Sumbang 38 Persen QRIS Nasional, Pramono Anung Pacu Digitalisasi UMKM di JKF 2026 Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi membuka puncak Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7). Mengusung tema A Creative Movement for a Sustainable Global City, festival yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi membuka puncak Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7). Mengusung tema A Creative Movement for a Sustainable Global City, festival yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif.

Menurut Pramono, Jakarta Kreatif Festival bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wadah kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Melalui sinergi tersebut, Jakarta diharapkan semakin siap bersaing sebagai kota global.

"JKF menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, Bank Indonesia, OJK, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat dalam satu ekosistem ekonomi kreatif," ujarnya.

Pramono menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mempercepat transformasi ibu kota agar masuk dalam jajaran 50 kota global pada 2030. Untuk mencapai target tersebut, pembangunan ekonomi tidak lagi hanya mengandalkan sektor perdagangan dan jasa, tetapi juga diperkuat melalui ekonomi kreatif, sektor sports and lifestyle, serta industri Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE).

Menurutnya, ketiga sektor tersebut memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi, dan meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memberikan dukungan berkelanjutan agar sektor-sektor tersebut berkembang secara optimal.

"Ketiga sektor ini memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat nasional maupun global. Pemprov DKI Jakarta akan terus memberikan dukungan agar seluruh potensi tersebut berkembang secara optimal," urainya.

Pramono juga memaparkan sejumlah indikator ekonomi Jakarta yang menunjukkan tren positif sepanjang awal 2026. Pada Triwulan I 2026, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,59 persen dengan kontribusi mencapai 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.

Selain itu, Jakarta juga menyumbang sekitar 38 persen transaksi QRIS nasional dan didukung oleh keberadaan 422.261 pelaku UMKM. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa fondasi ekonomi Jakarta semakin kuat dan didukung oleh percepatan digitalisasi di berbagai sektor.

"Data tersebut menunjukkan fondasi ekonomi Jakarta semakin kuat. Kami akan terus mendorong inovasi dan digitalisasi agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat," ungkapnya.

Untuk memperkuat daya saing UMKM, Pemprov DKI Jakarta terus mengembangkan program JakPreneur melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, perluasan akses pembiayaan, pembukaan pasar baru, hingga percepatan transformasi digital. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan lebih banyak pelaku usaha yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.

"Kami ingin memastikan setiap pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Dengan dukungan yang berkelanjutan, UMKM Jakarta diharapkan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," jelasnya.

Pramono menambahkan, penyelenggaraan JKF 2026 juga mencatatkan prestasi melalui perolehan Rekor MURI untuk Pajangan Hasil Pertanian Perkotaan dengan Jenis Terbanyak. Rekor tersebut diraih berkat partisipasi 157 petani yang menampilkan 64 jenis komoditas hasil pertanian perkotaan.

"Pencapaian ini menunjukkan inovasi tidak hanya lahir dari industri kreatif, tetapi juga tumbuh di sektor pertanian perkotaan. Kami berharap semangat kolaborasi dan kreativitas ini terus menjadi kekuatan Jakarta dalam mewujudkan kota global yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, mengatakan Jakarta Kreatif Festival merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekonomi Jakarta melalui pengembangan sektor olahraga, musik, dan film. Tahun ini, sebanyak 67 lembaga dan instansi ikut berkolaborasi dalam penyelenggaraan festival guna memperluas akses pembiayaan, promosi, dan pasar bagi pelaku UMKM serta ekonomi kreatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Tim SAR Intensifkan Pencari...
Gol Penalti Kylian Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Gol Penalti Kylian Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.