Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perum Bulog Sumut Salurkan 21.643 Ton Beras SPHP untuk Jaga Pasokan

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 11:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perum Bulog Sumut Salurkan 21.643 Ton Beras SPHP untuk Jaga Pasokan Doc: ANTARA
Ket. Stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Gudang Bulog Sumatera Utara, Medan.

MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan 21.643 ton beras jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada sejumlah mitra sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras di pasar.

Pemimpin Kantor Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan realisasi penyaluran tersebut telah mencapai 44,13 persen dari target penyaluran beras SPHP sebanyak 49.043 ton hingga Desember 2026.

"Penyaluran beras SPHP tersebut dilakukan pada periode Maret hingga Juni 2026," ujar Budi di Medan, Sumut, Minggu (05/7).

Pihaknya terus meningkatkan distribusi beras SPHP dengan mitra seiring mulai naiknya harga beras di pasaran akibat belum memasuki musim panen.

Menurut dia, penyaluran beras SPHP saat ini mencapai 350-400 ton per hari ke seluruh mitra di Sumatera Utara, meningkat dibandingkan hari biasa yang berkisar 300 ton per hari.

"Dengan adanya pasokan beras SPHP di sejumlah mitra tersebut, diharapkan harga beras tetap stabil di pasar," ucapnya.

Budi memastikan ketersediaan beras SPHP di pasar dalam kondisi aman, seiring peningkatan penyaluran kepada sejumlah mitra.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, karena Bulog terus menyalurkan beras SPHP secara bertahap melalui jaringan pengecer resmi.

Selain menjaga pasokan, Bulog Sumut memastikan penjualan beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp13.100 per kilogram.

Untuk memperluas jangkauan distribusi, Bulog Sumut juga memperkuat penyaluran melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) dan Kepolisian Resor (Polres) di berbagai daerah di Sumatera Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.