Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Masih Kekurangan 561 Ribu Guru

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 03:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI Masih Kekurangan 561 Ribu Guru Doc: Antara
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Abdul Mu’ti.

PANGKALPINANG - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia Abdul Mu’ti mengemukakan pada tahun 2027, pemerintah membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (PNS) guru guna mengatasi kekurangan tenaga pengajar di Tanah Air.

“Sekarang kita masih kekurangan guru sebanyak 561 ribu orang di seluruh Indonesia,” kata Prof Abdul Mu’ti saat menghadiri Wisuda Ke-17 Universitas Muhammadiyah Babel di Pangkalpinang, Kamis (2/7).

Ia mengatakan dalam mengatasi kekurangan guru ini, pada 2027 dan tahun-tahun berikutnya, pemerintah akan melakukan penerimaan dan pengangkatan guru berstatus PNS untuk ditugaskan di daerah-daerah yang mengalami kekurangan.

“Para guru PNS ini harus siap ditugaskan di mana saja, termasuk daerah-daerah terpencil di seluruh wilayah Republik Indonesia,” ujarnya.

Ia menyatakan penerimaan guru PNS ini harus berbasis tes, berbasis meritugrafi, sehingga kelulusannya ditentukan oleh kualitas dan mutu para pendaftar tenaga pendidikan PNS. “Para guru ASN lulus tes ini akan ditempatkan atau ditugaskan di daerah-daerah yang masih mengalami kekurangan tenaga pendidik,” ujarnya.

Ia menegaskan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Asta Cita menegaskan dan berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

“Saat ini kita masih menghadapi berbagai kesenjangan pendidikan di Indonesia. Kesenjangan tersebut tidak hanya menyangkut akses, tetapi juga mutu pendidikan dan masih banyak anak yang belum memperoleh kesempatan belajar, karena keterbatasan ekonomi, kondisi geografis, disabilitas, kemampuan intelektual, maupun faktor sosial dan budaya,” katanya.

Buka Seleksi

Kemendikdasmen juga membuka seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi calon guru tahun 2026 untuk 18 bidang studi umum dan 12 bidang studi kejuruan.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani di Jakarta Pusat, Kamis, mengatakan 12 bidang studi kejuruan tersebut, meliputi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Sains, Pendidikan Jasmani, Pendidikan Luar Biasa, Teknik Otomotif, Desain Komunikasi Visual, Kuliner, Perhotelan, Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim, serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.

“Melalui PPG calon guru, nantinya para lulusan pendidikan tinggi memiliki kesempatan memperoleh sertifikat pendidik yang siap mengajar di berbagai daerah seluruh Indonesia,” ujar Nunuk.

Lebih lanjut, ia mengatakan pembukaan PPG calon guru untuk 30 bidang studi tersebut didasarkan pada proyeksi kebutuhan guru pada tahun 2027-2028 yang tersebar di Indonesia.

Dengan membuka bidang studi berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, pihaknya berharap lulusan PPG nantinya dapat mengisi kekurangan guru pada berbagai daerah dan jenjang pendidikan, baik di sekolah negeri, sekolah swasta, maupun sekolah di bawah kementerian lainnya.

Nunuk menerangkan perkuliahan PPG bagi calon guru dilaksanakan selama dua semester di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara PPG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Memperingati 24 Tahun HBKB Jakarta

19 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Memperingati 24 Tahun HBKB ...
Advertisement
India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.