Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengapa Siang Hari Suhu Sangat Panas? Ini Penjelasan BMKG

📅 Rabu, 13 Mei 2026, 18:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengapa Siang Hari Suhu Sangat Panas? Ini Penjelasan BMKG Doc: Antara
Ket. Warga menggunakan payung saat cuaca terik di kawasan Bundaran HI, Jakarta.

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sejumlah wilayah Indonesia masih mengalami suhu panas cukup tinggi selama beberapa hari terakhir ini.

Berdasarkan data BMKG, suhu maksimum lebih dari 35 hingga 36,5 derajat Celsius terjadi di sejumlah wilayah seperti Kalimantan Timur, Papua Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Tengah.

BMKG menjelaskan kondisi cuaca panas tersebut terjadi seiring masuknya masa peralihan musim dari penghujan menuju kemarau atau pancaroba. Pada periode ini, tutupan awan di sejumlah daerah mulai berkurang sehingga radiasi matahari mencapai permukaan bumi secara maksimal.

Meski cuaca terasa sangat terik pada siang hari, kondisi tersebut justru dapat memicu pembentukan awan hujan pada sore hingga malam hari akibat proses konveksi udara.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab menjelaskan pemanasan maksimal sejak pagi hingga siang memicu pengangkatan udara panas ke atmosfer pada sore hari. Proses tersebut kemudian membentuk awan hujan dan memicu hujan lokal menjelang malam.

BMKG juga memprakirakan Monsun Australia akan menguat dalam beberapa hari ke depan sebelum mengalami pelemahan. Saat monsun menguat, massa udara kering dari Australia mulai memengaruhi sejumlah wilayah Indonesia dan menjadi tanda awal masuknya musim kemarau.

Kondisi itu diperkirakan mengurangi potensi pembentukan awan hujan di beberapa daerah. Namun BMKG mengingatkan hujan masih berpotensi terjadi karena kandungan uap air di wilayah selatan Indonesia dapat kembali meningkat setelah angin timuran melemah.

Penyebab Cuaca Terasa Lebih Panas

BMKG menyebut ada sejumlah faktor yang membuat suhu udara terasa lebih panas dibanding biasanya.

1. Posisi Semu Matahari di Dekat Khatulistiwa

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani mengatakan posisi semu matahari pada April hingga Mei berada di sekitar wilayah khatulistiwa bagian utara. Kondisi ini membuat intensitas penyinaran matahari di Indonesia menjadi lebih maksimal.

Akibatnya, suhu udara meningkat lebih cepat sejak pagi hingga siang hari.

2. Langit Cerah dan Minim Tutupan Awan

Minimnya awan membuat radiasi matahari langsung mencapai permukaan bumi tanpa hambatan. Kondisi ini menyebabkan panas matahari terserap lebih banyak sehingga udara terasa lebih terik dan gerah.

3. Pengaruh Angin Timuran Australia

Dominasi angin timuran dari Australia yang bersifat lebih kering juga memicu berkurangnya pembentukan awan hujan, terutama di wilayah selatan Indonesia.

Meski demikian, kelembapan udara di Indonesia masih cukup tinggi sehingga suhu panas terasa semakin menyengat.

4. Masa Peralihan Musim atau Pancaroba

BMKG menegaskan cuaca panas pada siang hari merupakan ciri umum masa pancaroba. Pada periode ini, curah hujan mulai berkurang sementara durasi penyinaran matahari meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.