Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 10:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan Doc: ANTARA
Ket. Musim kering memengaruhi sektor pertanian di Gianyar, Bali, Selasa (29/9/2026).

Denpasar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Bali mengungkapkan rekor hari tanpa hujan (HTH) di Bali terjadi di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng selama 123 hari.

“HTH terpanjang dicatat pos hujan Sumberklampok di Gerokgak menjadi rekor terpanjang,” kata Prakirawan Stasiun Klimatologi Bali, Trayi Budi Samantu, di Denpasar, Selasa (29/9).

Berdasarkan pemantauan hingga 28 September 2026, hujan sempat turun di beberapa lokasi di Bali dalam intensitas ringan pada dasarian pertama.

Namun, curah hujan yang ringan itu tidak memenuhi kriteria musim hujan karena dasarian berikutnya cuaca di Bali kering kembali.

“September dasarian kedua yang awalnya beberapa titik hijau itu kemudian berubah menjadi oranye, kuning hingga kemerahan bahkan ada yang berwarna merah muda yang menandakan hari tanpa hujan itu sangat panjang,” ucapnya.

Akumulasi selama September 2026, kata dia, ada 17 wilayah di Bali dengan HTH selama satu hingga dua bulan, 18 wilayah terdapat HTH ekstrem panjang lebih dari dua bulan, serta HTH terpanjang tercatat di Sumberklampok, Gerokgak, Buleleng selama 123 HTH.

Ia menjelaskan musim kering lebih panjang itu tidak terlepas dari fenomena El Nino yang diprakirakan bertahan hingga awal 2027, berdasarkan pemuktahiran dasarian kedua pada September 2026.

Fenomena tersebut, ujar dia, tidak hanya melanda Indonesia namun sejumlah negara di dunia, seperti di India, Malaysia, Thailand, Vietnam hingga Australia yang menyebabkan terjadinya penyimpangan iklim.

Namun, kata dia, hal itu dengan dampak yang berbeda dan terjadi dengan periode waktu yang berbeda.

“Di Indonesia termasuk terdampak yang lebih kering mulai dari Juli hingga November masih bertahan kering,” ucapnya.

Di Provinsi Bali musim hujan diprakirakan terjadi mulai akhir November 2026 dan mencapai puncak pada Februari 2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.