Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendag Ungkap Penyebab Harga Minyak Goreng Tembus Rp19 Ribu per Liter

📅 Rabu, 13 Mei 2026, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Yang mahal itu di Maluku dan Papua. Artinya ada pengaruh dari sisi transportasi,” ujar Zulhas saat meninjau harga pangan di Pasar Palmerah.

Menurut dia, harga Minyakita di Pulau Jawa dan Sumatera relatif telah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), sedangkan sejumlah wilayah Indonesia timur masih mengalami disparitas harga.

Data SP2KP Kementerian Perdagangan per 12 Mei 2026 menunjukkan harga Minyakita di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku mencapai Rp23 ribu per liter dan Kabupaten Seram Bagian Timur Rp22.333 per liter.

Sementara di Papua, harga Minyakita mencapai Rp20 ribu per liter di Kabupaten Waropen, Rp19 ribu per liter di Kabupaten Sarmi, dan Rp18 ribu per liter di Kabupaten Jayapura, atau masih di atas HET Rp15.700 per liter.

Berdasarkan pantauan di Pasar Palmerah, harga Minyakita dijual sesuai HET pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.

Zulhas mengatakan pemerintah telah meminta Perum Bulog mempercepat suplai Minyakita ke Papua dan Maluku. Pemerintah juga akan melibatkan Kementerian Perhubungan melalui dukungan subsidi transportasi guna menekan biaya distribusi.

“Saya sudah minta agar ini bisa ditangani Bulog, segera menyuplai daerah-daerah termasuk Papua dan Maluku. Nanti juga dengan Kementerian Perhubungan karena memberikan subsidi transportasi agar harga bisa ditekan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Budi memastikan pasokan Minyakita secara nasional masih aman dan kendala utama saat ini berada pada distribusi ke wilayah tertentu.

Ia menjelaskan pemerintah telah menetapkan kewajiban penyaluran minimal 35 persen minyak goreng domestic market obligation (DMO) melalui Bulog dan ID FOOD guna memperkuat distribusi, terutama ke wilayah timur Indonesia.

Menurut dia, realisasi penyaluran melalui BUMN pangan bahkan telah melampaui ketentuan minimal tersebut.

“Sekarang juga sudah lebih dari 50 persen yang disalurkan oleh BUMN pangan,” kata Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Wapres Sara Duterte Bayar U...

PBB Setujui Teks Tentang Senjata Otonom Mematikan

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
PBB Setujui Teks Tentang Se...
Olahraga
Pembalap Asal Sleman Kiandr...

Utusan AS Berunding dengan Zelenskyy

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Utusan AS Berunding dengan ...
Advertisement
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Jakarta? Polisi Bergerak, 1.200 Masker Dibagikan

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Jakarta? Polisi Bergerak, 1.200 Masker Dibagikan

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.