Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekonomi Batam Melonjak 7,49 Persen pada Triwulan IV 2025, Ditopang Industri dan Investasi

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonomi Batam Melonjak 7,49 Persen pada Triwulan IV 2025, Ditopang Industri dan Investasi Doc: Antara
Ket. (Dari kiri) Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Djemy Francis, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dan Kepala BP Batam Amsakar Achmad.

Batam - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mencatat pertumbuhan ekonomi Batam pada triwulan IV 2025 mencapai 7,49 persen (year-on-year), melonjak tajam dibandingkan 3,27 persen pada triwulan IV 2024.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa kinerja tersebut mencerminkan kuatnya peran industri dan investasi sebagai mesin utama pertumbuhan Batam.

“Batam tumbuh karena industri dan investasi. Ketika investasi meningkat 9,53 persen dan industri pengolahan menyumbang lebih dari 57 persen terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto), itu menunjukkan mesin produksi Batam benar-benar bergerak,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kamis.

Sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Batam menunjukkan tren meningkat secara konsisten, dari 5,17 persen pada triwulan I, 6,66 persen pada triwulan II, 6,89 persen pada triwulan III, hingga mencapai puncaknya 7,49 persen pada triwulan IV.

Akselerasi kuat pada akhir tahun tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang 2025 sebesar 6,76 persen, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp253,64 triliun.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menilai lonjakan pada triwulan IV menjadi indikator bahwa investasi yang masuk mulai terkonversi menjadi output produksi.

“Pertumbuhan yang melonjak di akhir tahun menunjukkan ekspansi industri di Batam mulai menghasilkan aktivitas ekonomi riil dan menjadi fondasi kuat untuk menjaga momentum pertumbuhan pada 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Djemy Francis menyampaikan bahwa pertumbuhan investasi di Batam, menunjukkan bahwa kota itu mulai memasuki fase ekspansi kapasitas produksi.

Sebagai informasi, Kota Batam mencatat realisasi investasi senilai Rp69,3 triliun sepanjang 2025.

“Manufaktur tetap menjadi tulang punggung ekonomi Batam dengan kontribusi 57,01 persen terhadap PDRB. Pertumbuhan sektor listrik dan gas sebesar 11,90 persen serta real estate 14,70 persen mencerminkan meningkatnya aktivitas industri dan pengembangan kawasan ekonomi,” kata dia.

Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat setiap triwulan, Batam diproyeksikan tetap menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia, terutama dengan dukungan investasi yang terus menguat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.