Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Open Network Akan Bangun Infrastruktur Publik Digital

📅 Senin, 07 Sep 2026, 00:36 WIB | Oleh:
Indonesia Open Network Akan Bangun Infrastruktur Publik Digital Doc: Istimewa
Ket. Dari kiri ke kanan: Presiden Direktur PT Indonesia Open Network Bayu Prawira Hie, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia dan pengurus Yayasan Teknologi Indonesia Rudolf Saut Butarbutar, CEO PT Chairos International Ventures, Sachin Gopalan dan Ketua Yayasan ION Teknologi Indonesia/Presiden Direktur PT Wismilak Inti Makmur Tbk Ronald Walla.

JAKATA - PT Indonesia Open Network (ION) resmi berdiri sebagai perusahaan yang akan membangun infrastruktur publik digital atau digital public infrastructure guna mendukung pengembangan perdagangan digital, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia.

Pendirian PT ION ditandai dengan penandatanganan akta pendirian oleh para pendirinya, yakni Chief Executive Officer PT Chairos International Ventures Sachin Gopalan serta Ketua Yayasan ION Teknologi Indonesia Ronald Walla dan Sekretaris Yayasan ION Teknologi Indonesia Rudolf Saut Butarbutar di Kantor APINDO, Jakarta, Jumat (4/9).

Presiden Direktur PT Indonesia Open Network Dr Bayu Prawira Hie mengatakan, pembentukan badan hukum tersebut menjadi tonggak penting bagi pengembangan ION di Indonesia. Keberadaan perusahaan diperlukan karena berbagai kegiatan ION akan berkaitan dengan aktivitas komersial, kerja sama bisnis, investasi, dan pembangunan teknologi sehingga membutuhkan entitas hukum yang jelas dan akuntabel.

Menurut Bayu, setelah memperoleh legalitas, PT ION akan segera membangun struktur organisasi sesuai kebutuhan, menyelesaikan berbagai perjanjian dengan para mitra, serta melanjutkan proyek percontohan yang telah dirintis sebelum perusahaan resmi berdiri. Tahap berikutnya adalah mempercepat implementasi ION sebagai infrastruktur digital yang dapat digunakan oleh pelaku usaha dan masyarakat.

Calon Mitra dan Investor

Untuk mendukung pengembangannya, PT ION menargetkan dana investasi tahap pertama sekitar US$100 juta. Pendanaan itu direncanakan berasal dari sedikitnya 20 perusahaan, dengan kontribusi masing-masing sekitar US$5 juta. Skema tersebut dirancang agar tidak ada satu pun pemegang saham yang menguasai atau mendominasi perusahaan.

Bayu mengatakan, respons calon mitra dan investor terhadap konsep ION selama ini sangat positif. ION dinilai dapat menjadi solusi transformatif bagi pelaku usaha kecil dan menengah, terutama dalam mengatasi hambatan akses pasar, teknologi, dan pemasaran.

“Kami mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama membangun ION demi kepentingan UMKM dan kemajuan ekonomi Indonesia. Ini bukan perusahaan rintisan yang semata-mata dibangun untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya, melainkan digital public infrastructure yang dikembangkan untuk kepentingan bersama,” katanya.

Sementara itu, CEO PT Chairos International Ventures Sachin Gopalan menjelaskan bahwa PT ION dibentuk sebagai sarana investasi bagi berbagai pihak, baik dari Indonesia maupun luar negeri. Meski demikian, investor domestik akan menjadi fokus utama karena ION dirancang sebagai aset strategis bagi Indonesia.

“ION akan menjadi infrastruktur publik yang dapat digunakan masyarakat untuk melakukan perdagangan digital sekaligus menyediakan berbagai perangkat agar perusahaan-perusahaan Indonesia mampu meningkatkan kapabilitas digitalnya,” ujar Sachin.

Struktur kepemilikan PT ION, lanjut Sachin, akan dibangun berdasarkan prinsip kepemilikan bersama yang tersebar dan berimbang. Tidak boleh ada satu pihak yang dominan karena ION harus tetap menjadi infrastruktur yang terbuka, independen, dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat.

Komposisi pemegang saham juga diharapkan mewakili beragam sektor, mulai dari pemerintah atau badan usaha milik negara, perbankan, manufaktur, hingga perusahaan teknologi. Dengan representasi lintas sektor, ION diharapkan berkembang sebagai ekosistem nasional dan tidak dikendalikan oleh kepentingan industri tertentu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Pembayaran Parkir Gunakan QRIS Ciptakan Transparansi

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pembayaran Parkir Gunakan Q...
Megapolitan
BUMD IPO, Saham Pemprov Tet...
Megapolitan
Ekosistem Literasi Literaia...
Nasional
CEO Microsoft Usulkan Rem D...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.