Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Utusan AS Berunding dengan Zelenskyy

📅 Senin, 07 Sep 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Utusan AS Berunding dengan Zelenskyy Doc: AFP/GENYA SAVILOV
Ket. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy (kiri) menyambut kedatangan dua utusan AS, Steve Witkoff (kanan) dan Jared Kushner (tengah) di Kyiv pada Minggu (6/9). Utusan AS ini bertemu dengan Presiden Zelenskyy untuk membahas upaya mengakhiri perang dengan Russia.

KYIV - Utusan dari Amerika Serikat (AS), Jared Kushner dan Steve Witkoff, pada Minggu (6/9) telah memulai pembicaraan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, untuk membahas mengenai upaya mengakhiri perang dengan Russia. Ini merupakan kunjungan pertama mereka ke Kyiv, yang dilakukan sehari setelah bertemu dengan Presiden Russia, Vladimir Putin, di Kremlin.

Witkoff dan Kushner yang merupakan rekan bisnis sekaligus menantu Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya telah beberapa kali mengunjungi Moskwa, namun baru kali ini mereka mengadakan pembicaraan di ibu kota Ukraina, kota yang telah dihantam serangan mematikan Russia selama lebih dari empat tahun.

"Sangatlah penting bahwa delegasi ini datang menemui kami. Kami sudah lama menantikan kedatangan Steve Witkoff dan Jared Kushner," ujar Presiden Zelenskyy seraya berterima kasih kepada Trump karena telah mengizinkan mereka datang di tengah situasi perang.

Zelenskyy juga menyebutkan bahwa para penasihat keamanan nasional dari negara-negara Eropa akan turut serta dalam sebagian pembicaraan tersebut.

Misi Witkoff dan Kushner diharapkan dapat menghidupkan kembali negosiasi untuk mengakhiri konflik terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II, menyusul eskalasi ketegangan yang terjadi sepanjang musim panas.

Invasi Moskwa ke Ukraina sendiri telah menewaskan ratusan ribu orang dan menyebabkan jutaan lainnya mengungsi.

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan kepada AFP bahwa di Moskwa, kedua utusan AS itu telah membahas rencana-rencana substantif yang akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang.

Pihak Kremlin menyatakan bahwa delegasi AS itu telah mengajukan sejumlah gagasan mengenai kemungkinan jalan menuju penyelesaian, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Presiden Putin telah berulang kali menegaskan niat Moskwa untuk menguasai wilayah Ukraina timur yang tersisa, dan Russia telah meningkatkan serangan mematikan sepanjang musim panas ini.

Sejak Putin melancarkan invasi pada Februari 2022, perang terus berlarut-larut tanpa tanda-tanda akan berakhir.

Saat ditanya mengenai kunjungan utusan AS ke Kyiv, pemimpin Russia itu berkata: "Apapun yang terjadi selanjutnya, kontak semacam ini pastilah selalu bermanfaat."

Sementara itu Presiden Trump mengatakan bahwa para utusannya membawa sebuah proposal untuk mengakhiri pertempuran.

"Kami memiliki gagasan untuk perdamaian," ujar dia, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Di tengah janji Trump untuk mengakhiri perang dengan cepat, upaya perdamaian AS justru mengalami jalan buntu, sebagian karena konflik AS dengan Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
BMKG Prakirakan Cuaca DKI J...
Daerah
Jangan Panik! Khofifah Mint...
Olahraga
Timnas Futsal Indonesia Tel...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.