Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Abu Krakatau Terjang Bogor, Pemkot Ambil Langkah Darurat Batasi Aktivitas Warga

📅 Senin, 07 Sep 2026, 01:40 WIB | Oleh:
Abu Krakatau Terjang Bogor, Pemkot Ambil Langkah Darurat Batasi Aktivitas Warga Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9).

KOTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor bakal mengumumkan pembaruan status kualitas udara harian secara berkala menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mulai berdampak ke wilayah tersebut, Minggu (6/9) malam. 

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Bogor, Minggu malam, mengatakan berdasarkan hasil penelaahan terbaru, kualitas udara Kota Bogor berada pada angka 83 atau kategori sedang.

"Insyaallah setiap hari Pemkot akan meng-update status kualitas udara, sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya bagaimana kondisi udara yang sebenarnya di Kota Bogor," kata Jenal.

Ia menjelaskan Pemkot Bogor akan mendapatkan alat stasiun pemantauan kualitas udara dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Senin (7/9).

Alat tersebut akan digunakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor untuk memperoleh data terbaru mengenai kondisi udara setelah wilayah tersebut terdampak sebaran abu vulkanik.

"Siang kita akan dipinjamkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, sehingga sore kita akan coba ukur dan semoga ada hasil. Yang hari ini 83, mudah-mudahan besok lebih baik lagi," ujarnya.

Meski kualitas udara masih berada pada kategori sedang, Jenal mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan. Warga yang ingin berolahraga untuk sementara dianjurkan memilih aktivitas di dalam ruangan.

Menurut dia, pembatasan aktivitas tidak hanya ditujukan kepada peserta didik, tetapi juga masyarakat secara umum sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik.

"Kondisinya adalah sedang atau biru. Boleh beraktivitas, tapi kita batasi," kata Jenal.

Sebagai bagian dari mitigasi, Pemkot Bogor juga menyiapkan sekitar 250 ribu masker untuk dibagikan kepada kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas.

Selain itu, petugas melakukan penyemprotan di jalan protokol, fasilitas publik, trotoar, serta tanaman untuk membersihkan material abu yang menempel. Penyemprotan mulai dimaksimalkan sejak Minggu malam.

Pemkot juga akan memantau kemungkinan dampak kesehatan melalui Dinas Kesehatan dengan memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sejumlah wilayah.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Sementara itu, Pemkot Bogor telah menetapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik pada 7-8 September 2026 sebagai bagian dari langkah perlindungan terhadap dampak abu vulkanik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Megapolitan
Jadikan Jakarta Simpul Kopi...
Megapolitan
Dinas Kesehatan Tangerang S...
Megapolitan
Cariu Praktikkan Tanam Kede...
Luar Negeri
PBB Dorong Negara Perkuat P...
Luar Negeri
Spanyol Hadapi Gelombang Pa...
Nasional
Potensi Megathrust Selat Su...
Advertisement
1.558 Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, 170.000 Penumpang Tertahan di Delapan Bandara

1.558 Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, 170.000 Penumpang Tertahan di Delapan Bandara

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.