Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-Hati Ajakan Buat Konten, Rombongan Anak Sepeda di Jakarta Jadi Korban Perampasan

📅 Senin, 07 Sep 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Hati-Hati Ajakan Buat Konten, Rombongan Anak Sepeda di Jakarta Jadi Korban Perampasan Doc: ANTARA/Pexels/Tima Miroshnichenko/am
Ket. Ilustrasi - Seorang pelaku penipuan digital.

JAKARTA - Polsek Metro Tanah Abang menyelidiki dugaan penipuan dan perampasan telepon seluler yang menimpa anak-anak komunitas sepeda di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (6/9). Kejadian tersebut melibatkan modus iming-iming pembuatan konten iklan parfum untuk aplikasi TikTok dengan janji imbalan uang tunai, yang berujung pada dibawanya kabur dua gawai milik korban.

"Terkait laporan masyarakat adanya tindakan penipuan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal kepada anak-anak komunitas sepeda," kata Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, pelaku yang merupakan orang tidak dikenal mendatangi anak-anak komunitas sepeda dengan menawarkan pembuatan konten iklan parfum yang disebut akan ditayangkan melalui aplikasi TikTok.

Pelaku kemudian menjanjikan imbalan sebesar Rp100 ribu kepada setiap anak yang mengikuti pembuatan konten tersebut.

Namun, dalam kejadian itu pelaku diduga membawa kabur dua telepon seluler (HP) milik anak-anak komunitas tersebut.

Selain membawa dua HP, pelaku juga diduga membawa salah seorang anak dengan kendaraan sebelum kemudian menurunkannya di kawasan Pasar Rumput, Manggarai.

Dhimas menyampaikan, petugas kemudian melakukan pengecekan CCTV di lokasi yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut

Dhimas menyampaikan, anggota Opsnal Reskrim Polsek Metro Tanah Abang telah melakukan pengecekan kamera pengawas (CCTV) di sebuah restoran di Jalan Plaju Nomor 5, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk mencari petunjuk mengenai pelaku maupun kronologi peristiwa.

Namun demikian, berdasarkan pemeriksaan bersama karyawan bagian teknologi informasi (IT) restoran, rekaman CCTV belum dapat diakses karena mengalami gangguan pada sistem dan terkendala kode sandi.

"Ternyata mengalami gangguan dengan kode password dan tidak bisa dibuka," ujar Kapolsek.

Dhimas menjelaskan, polisi selanjutnya menghubungi salah satu korban bernama Amar untuk membuat laporan polisi guna menindaklanjuti dugaan penipuan tersebut.

Selain itu, petugas melakukan penyelidikan terhadap pelaku serta berencana meminta keterangan dari korban lainnya, yakni Kenzi, di kediamannya.

Petugas juga berencana mengambil rekaman CCTV dari kawasan MRT untuk menelusuri perjalanan pelaku setelah meninggalkan lokasi kejadian.

Polisi turut menyiapkan laporan polisi model A sebagai bagian dari proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan tindak pidana tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.