Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejumlah Negara Eropa Kehilangan Status Bebas Campak

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 02:15 WIB | Oleh:
Sejumlah Negara Eropa Kehilangan Status Bebas Campak Doc: AFP/YURI CORTEZ
Ket. Seorang perempuan dari Mexico City menerima vaksinasi campak pada September tahun lalu. Pada Senin (26/1) WHO menyatakan bahwa beberapa negara Eropa lainnya telah kehilangan status eliminasi campak setelah terjadi lonjakan infeksi di seluruh benua itu.

LONDON - Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organisation/WHO) pada Senin (26/1) menyatakan Inggris dan beberapa negara Eropa lainnya telah kehilangan status eliminasi campak setelah terjadi lonjakan infeksi di seluruh benua.

"Perubahan status Inggris mencerminkan tantangan yang lebih luas yang kita hadapi di seluruh wilayah Eropa WHO," kata badan kesehatan PBB di situs webnya.

Beberapa negara Eropa lainnya sudah memiliki penularan campak secara teratur, menurut WHO, termasuk Prancis dan Rumania.

Spanyol, Austria, Armenia, Azerbaijan, dan Uzbekistan juga kehilangan status mereka, dan WHO mendesak negara-negara untuk meningkatkan tingkat vaksinasi, khususnya di antara populasi yang kurang terlindungi, untuk mencegah penyakit virus tersebut menginfeksi lebih banyak anak.

Keputusan untuk mencabut status beberapa negara Eropa dibuat September lalu berdasarkan data dari tahun 2024. Namun WHO baru merilis informasi tersebut pada 26 Januari setelah mendapatkan persetujuan dari setiap negara yang terlibat.

Campak sepenuhnya dapat dicegah dengan vaksinasi, tetapi sangat menular, sehingga termasuk di antara penyakit pertama yang kembali meningkat ketika tingkat vaksinasi menurun. Penyakit ini umumnya menyebabkan gejala termasuk demam tinggi dan ruam, tetapi juga dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang yang serius dan bahkan kematian.

Para ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa meningkatnya wabah di seluruh dunia menunjukkan kemunculan kembali penyakit-penyakit lain yang sebenarnya dapat dicegah di kalangan masyarakat yang semakin tidak percaya atau skeptis terhadap vaksin sejak pandemi Covid-19. SB/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.