Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Babak Baru: Piagam Asean Akhirnya Diamandemen Setelah Sekian Lama

📅 Senin, 11 Mei 2026, 20:12 WIB | Oleh:
Babak Baru: Piagam Asean Akhirnya Diamandemen Setelah Sekian Lama Doc: AFP/Bay Ismoyo/Getty Images

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Asean Kao Kim Hourn mengungkapkan bahwa para pemimpin Asean sepakat melakukan amendemen terhadap Piagam Asean untuk mengakomodasi posisi Timor Leste sebagai anggota penuh organisasi.

Dalam konferensi pers terkait hasil KTT ke-48 ASEAN di Sekretariat Asean, Jakarta, Senin (11/5), Kao mengatakan keputusan tersebut ditetapkan melalui pengesahan Protokol Cebu untuk Mengamendemen Piagam Asean.

"Ini adalah pertama kalinya para pemimpin memutuskan mengamendemen Piagam Asean. Langkah tersebut diperlukan untuk mengakomodasi aksesi Timor Leste sebagai anggota penuh," ujar Kao.

Ia menjelaskan bahwa amendemen tersebut menjadi perubahan pertama terhadap Piagam Asean sejak diadopsi pada 2007 dan diratifikasi pada 2008.

Menurut Kao, bergabungnya Timor Leste menunjukkan ASEAN terus berkembang sebagai komunitas yang lebih kuat, inklusif, dan beragam.

Sekjen ASEAN juga mengatakan para pemimpin Asia Tenggara menegaskan komitmen untuk terus mendukung integrasi penuh Timor Leste melalui berbagai inisiatif berkelanjutan.

Timor Leste resmi menjadi anggota penuh ke-11 Asean pada KTT ke-47 Asean di Kuala Lumpur, Malaysia, 26 Oktober 2025.

Sementara itu, Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. menyebut perkembangan tersebut sebagai tonggak penting bagi reformasi Asean dan integrasi penuh Timor Leste ke dalam blok regional.

"Pencapaian penting lainnya adalah adopsi Protokol Cebu untuk Mengamendemen Piagam Asean. Ini menandai amendemen pertama terhadap Piagam Asean sejak penandatanganannya pada 2007," kata Marcos, seperti dilaporkan kantor berita PNA.

Amendemen tersebut dilakukan hampir dua dekade setelah para pemimpin Asean menandatangani piagam di Cebu yang mengubah Asean menjadi organisasi regional berbasis aturan dengan status badan hukum.

Menurut Marcos, protokol tersebut mencerminkan perkembangan Asean sebagai komunitas regional yang lebih kuat dan inklusif.

Sebelumnya, pejabat Asean menyatakan amendemen itu diperlukan untuk mendukung integrasi penuh Timor Leste setelah negara tersebut resmi menjadi anggota. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

MILITER

TNI AD Tertibkan Rumah Dinas

28 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
TNI AD Tertibkan Rumah Dinas
Nasional
Keberhasilan UU Polri Berga...
Megapolitan
Penumpang Keberatan Tarif T...

Kemeriahan Galuh Ethnic Carnival di Ciamis

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Galuh Ethnic Car...

Raker Komisi II DPR Bahas RKA/RKP

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Raker Komisi II DPR Bahas R...

XLSMART Bravo 500 Summit 2026

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
XLSMART Bravo 500 Summit 2026
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.