Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pesisir Venezuela Menghitam Akibat Tumpahan Minyak, Ekosistem Laut Rusak Parah

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 20:07 WIB | Oleh:
Pesisir Venezuela Menghitam Akibat Tumpahan Minyak, Ekosistem Laut Rusak Parah Doc: AFP

KOTA MEKSIKO - Tumpahan hidrokarbon yang berasal dari Trinidad dan Tobago--negara kepulauan di laut Karibia--telah memengaruhi Teluk Paria dan wilayah pesisir Venezuela, kata Menteri Luar Negeri Yvan Gil melalui Telegram.

“Pemerintah Republik Bolivarian Venezuela menyampaikan keprihatinannya kepada komunitas internasional terkait tumpahan hidrokarbon yang berasal dari Republik Trinidad dan Tobago, yang telah menyebabkan kerusakan lingkungan serius di Teluk Paria serta wilayah pesisir negara bagian Sucre dan Delta Amacuro,” kata Gil, sebagaimana dilaporkan Sputnik, Minggu.

Menurut Caracas, laporan teknis awal mengonfirmasi adanya dampak terhadap wilayah laut, garis pantai, ekosistem sensitif, dan komunitas nelayan di Venezuela. Pemerintah juga memperingatkan adanya risiko terhadap hutan bakau, lahan basah, kehidupan laut, serta sumber daya hayati yang memiliki nilai strategis.

Otoritas Venezuela telah menginstruksikan kementerian luar negeri untuk segera meminta informasi lengkap mengenai insiden tersebut, termasuk rencana tindakan untuk menahan dan mengurangi dampak tumpahan minyak itu.

Caracas juga menuntut kepatuhan terhadap kewajiban berdasarkan hukum lingkungan internasional serta langkah mendesak untuk memberikan kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan.

Pernyataan itu menegaskan bahwa Venezuela akan terus mengambil langkah-langkah untuk melindungi ekosistem yang terdampak dan mendukung masyarakat yang terkena dampak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada komentar resmi dari otoritas Trinidad dan Tobago. Teluk Paria, yang memisahkan Venezuela dan Trinidad, merupakan area utama produksi minyak dan gas, di mana insiden lingkungan terkait infrastruktur minyak telah terjadi lebih dari sekali sebelumnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Menbud Ajak Masyarakat Lestarikan Kebudayaan Melayu

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menbud Ajak Masyarakat Lest...
Megapolitan
Pemprov DKI Terima Hibah As...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dinas ke Singapura dan Malaysia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunggu KPK

Dinas ke Singapura dan Malaysia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunggu KPK

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.