Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Pengawasan Pasar, Pemkot Jakarta Utara Jaga Pasokan Pangan

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 12:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lewat Pengawasan Pasar, Pemkot Jakarta Utara Jaga Pasokan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Arsip Foto - Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara Novy Crhistine Palit meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Koja, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara (Jakut) melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) berupaya menjaga ketersediaan pasokan pangan dalam menghadapi musim kemarau lewat pengawasan berkala di sejumlah pasar di wilayah setempat.

“Untuk pengawasan rutin dilakukan petugas setiap pekan di sejumlah pasar di Jakarta Utara,” kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara Novy Christine Palit di Jakarta, Rabu (30/9).

Dia mengatakan para petugas datang ke pasar untuk melakukan pendataan dan monitoring ketersediaan stok bahan pangan maupun harga kebutuhan pangan.

“Setiap hasil monitoring disampaikan ke Dinas KPKP. Jika terjadi kenaikan atau kekurangan stok, agar dapat ditindaklanjuti bersama,” ujar Novy.

Selain itu, dalam menjaga ketersediaan pangan, pihaknya juga menjalankan instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menanam tanaman pangan pengganti beras.

Menurut Novy, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok tanam dengan metode urban farming.

“Tanaman pengganti beras yang ditanam adalah jagung, singkong, dan ubi,” tutur Novy.

Sebelumnya, Sudin KPKP Jakarta Utara menyiapkan 3.600 bibit tanaman pangan untuk ditanam di lahan seluas 6.050,5 meter persegi yang tersebar di 70 lokasi di wilayah Jakarta Utara dalam Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pendamping Beras Tahun 2026.

“Sebanyak 3.600 bibit tersebut terdiri dari 1.200 polybag jagung pulut, 1.200 polybag edamame, 600 batang bibit singkong, dan 600 polybag bibit ubi jalar,” kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara Novy Christine Palit, Senin (28/9).

Dia menyebutkan luas lahan yang menjadi lokasi penanaman itu mencapai sekitar 6.050,5 meter persegi, dengan jenis tanaman yang ditanam meliputi jagung pulut, singkong, ubi jalar, edamame, pisang, dan labu madu.

Novy merinci lahan tersebut terdiri dari 15 lokasi tanam dengan luas lahan 857 meter persegi di Kecamatan Cilincing, 10 lokasi di Kecamatan Koja dengan luas 1.356 meter persegi, dan 11 lokasi di Kecamatan Kelapa Gading dengan luas 1.332 meter persegi. 

Kemudian, 20 lokasi di Kecamatan Tanjung Priok dengan luas 1.888 meter persegi, tujuh lokasi di Kecamatan Pademangan dengan luas 218 meter persegi, dan tujuh lokasi di Kecamatan Penjaringan dengan luas 399,5 meter persegi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Tuntas Evakuasi Kecelakaan ...
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.