Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Jakarta Utara Tak Perlu Khawatir Soal Pangan, Pemkot Terus Memantau Cadangannya

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 12:49 WIB | Oleh:
Warga Jakarta Utara Tak Perlu Khawatir Soal Pangan, Pemkot Terus Memantau Cadangannya Doc: ist
Ket. menjaga stok pangan

JAKARTA – Ketersediaan pasokan pangan dalam menghadapi musim kemarau terus digaja. Petugas terus mengawasi secara berkala di sejumlah pasar Jakarta Utara. 

“Untuk pengawasan rutin dilakukan petugas setiap pekan di sejumlah pasar di Jakarta Utara,” kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara, Novy Christine Palit, Rabu.

Dia mengatakan para petugas datang ke pasar untuk melakukan pendataan dan monitoring ketersediaan stok bahan pangan maupun harga kebutuhan pangan.

“Setiap hasil monitoring disampaikan ke Dinas KPKP. Jika terjadi kenaikan atau kekurangan stok, agar dapat ditindaklanjuti bersama,” ujar Novy.

Selain itu, dalam menjaga ketersediaan pangan, pihaknya juga menjalankan instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menanam tanaman pangan pengganti beras.

Menurut Novy, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok tanam dengan metode urban farming. “Tanaman pengganti beras yang ditanam adalah jagung, singkong, dan ubi,” tutur Novy.

Sebelumnya, Sudin KPKP Jakarta Utara menyiapkan 3.600 bibit tanaman pangan untuk ditanam di lahan seluas 6.050,5 meter persegi yang tersebar di 70 lokasi di wilayah Jakarta Utara dalam Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pendamping Beras Tahun 2026.

“Sebanyak 3.600 bibit tersebut terdiri dari 1.200 polybag jagung pulut, 1.200 polybag edamame, 600 batang bibit singkong, dan 600 polybag bibit ubi jalar,” kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara Novy Christine Palit, Senin (28/9).

Dia menyebutkan luas lahan yang menjadi lokasi penanaman itu mencapai sekitar 6.050,5 meter persegi, dengan jenis tanaman yang ditanam meliputi jagung pulut, singkong, ubi jalar, edamame, pisang, dan labu madu.

Novy merinci lahan tersebut terdiri dari 15 lokasi tanam dengan luas lahan 857 meter persegi di Kecamatan Cilincing, 10 lokasi di Kecamatan Koja dengan luas 1.356 meter persegi, dan 11 lokasi di Kecamatan Kelapa Gading dengan luas 1.332 meter persegi. 

Kemudian, 20 lokasi di Kecamatan Tanjung Priok dengan luas 1.888 meter persegi, tujuh lokasi di Kecamatan Pademangan dengan luas 218 meter persegi, dan tujuh lokasi di Kecamatan Penjaringan dengan luas 399,5 meter persegi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.