Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Akurasi MagangHub, Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra dan Peserta

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 12:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Akurasi MagangHub, Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra dan Peserta Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi dalam kegiatan Monitoring Program Pemagangan Nasional di De Djokja Malioboro Hotel, Yogyakarta, Selasa (29/9/2026).

NAGEKEO – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses verifikasi mitra dan peserta dalam program Magang Nasional (MagangHub).

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dalam keterangannya yang diterima di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (30/9), mengatakan bahwa teknologi tersebut membantu menelaah informasi mitra penyelenggara dan peserta, termasuk kewajaran kuota serta pola pendaftaran yang tidak lazim.

Ia menambahkan pada verifikasi mitra penyelenggara, AI membantu Kemnaker melihat keterkaitan antarkelompok perusahaan dan menilai kewajaran kuota yang diajukan berdasarkan kapasitas perusahaan.

“AI kita manfaatkan untuk membantu melihat apakah ada kelompok perusahaan yang berada dalam kendali satu operator, bagaimana bonafiditas perusahaan, dan apakah kuota yang diusulkan masih wajar dibandingkan dengan kapasitas perusahaan,” ujar Cris.

Pada seleksi peserta, AI turut menelaah data pendaftar dan lowongan untuk menemukan pola yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Hal tersebut antara lain mencakup sebaran peserta, asal wilayah, serta kesesuaian program studi dengan lowongan yang tersedia.

“Dalam seleksi peserta, AI juga membantu kita melihat pola-pola yang tidak lazim, misalnya peserta pada suatu perusahaan terkonsentrasi dari alumni kampus tertentu, sebagian besar berasal dari luar wilayah perusahaan, atau program studinya tidak sesuai dengan lowongan yang tersedia,” kata Cris.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi ini menjadi penting karena program Magang Nasional melibatkan mitra penyelenggara, lowongan, dan peserta dalam jumlah besar.

Lebih jauh, analisis berbasis AI juga diharapkan mampu membantu menemukan pola dalam kumpulan informasi tersebut yang kemudian dapat ditelaah dalam proses pemeriksaan.

Cris menegaskan, pemanfaatan AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan proses verifikasi dan pemeriksaan.

“Hasil analisis AI menjadi salah satu bahan bagi proses pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Tuntas Evakuasi Kecelakaan ...
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.