Harus Ada Korban Dulu, Baru Perlintasan Stasiun Bekasi Timur Dipasang Palang Pintu
📅 Jumat, 01 Mei 2026, 13:30 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
BEKASI – Sayang sekali mengapa harus ada korban jiwa dulu (sampai 16 orang) baru dipasangi palang pintu di perlintasan Stasiun Bekasi Timur. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memasang palang pintu sementara di perlintasan sebidang JPL 86 yang berlokasi di Jalan Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur.
Langkah ini, untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta dan pengguna jalan. “Perlu kami sampaikan bahwa yang terpasang saat ini adalah palang pintu sementara, bukan palang pintu perlintasan resmi. Ini merupakan bagian dari tahap awal peningkatan keselamatan,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan palang pintu sementara itu dapat dijaga melalui swadaya masyarakat setempat, yang berkoordinasi dengan pihak kelurahan. Dalam kondisi tidak terdapat penjagaan, maka palang pintu tersebut harus dalam posisi tertutup sebagai bentuk pengamanan demi keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat pengguna jalan.
Franoto menegaskan aspek penjagaan merupakan faktor krusial dalam pengoperasian perlintasan sebidang. Kemudian, apabila perlintasan JPL 86 di Jalan Ampera itu tidak dapat dijaga secara penuh selama 24 jam setiap hari, maka demi keselamatan bersama, KAI akan menutup perlintasan tersebut.
"Karena kondisi tanpa penjagaan sangat membahayakan perjalanan kereta api maupun masyarakat,” tegas Franoto. Pemasangan palang pintu sementara itu telah melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi serta Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
Ke depan, KAI terus berkoordinasi serta mendorong para pemangku kepentingan, baik instansi pemerintah pusat maupun daerah, untuk menentukan solusi penanganan permanen guna meningkatkan keselamatan, antara lain melalui pembangunan perlintasan tidak sebidang, seperti jalan layang ataupun underpass.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan perjalanan kereta api serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang dengan cara berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas, baik pada perlintasan yang terjaga maupun tidak terjaga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!