IVAXCON 2026 Dorong Imunisasi Lintas Generasi, Lawan Misinformasi Kesehatan
📅 Sabtu, 25 Apr 2026, 21:18 WIB | Oleh: Haryo BronoPerlindungan Anak Jadi Prioritas
Pada kelompok usia anak, perlindungan sejak dini dinilai sangat penting karena sistem kekebalan tubuh bayi belum berkembang sempurna sehingga lebih rentan terhadap infeksi.
Dokter Spesialis Anak, dr. Attila Dewanti, Sp.A(K), mengatakan masih ditemukan kasus campak dan pneumonia berat yang seharusnya bisa dicegah.
“Dalam praktik klinis, kami masih menemukan banyak kasus campak dan pneumonia berat yang sebenarnya dapat dicegah. Hambatan terbesar saat ini bukan hanya akses, melainkan juga derasnya misinformasi yang memicu keraguan orang tua,” ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan kebutuhan dasar dalam pencegahan penyakit tertentu. Karena itu, orang tua diminta mencari informasi medis dari sumber yang kredibel agar tidak terjebak dalam mitos yang membahayakan anak.
Usia Produktif Kerap Abaikan Pencegahan
Sementara itu, pada kelompok usia produktif, kesadaran terhadap pencegahan penyakit masih kerap terabaikan. Banyak orang lebih fokus merencanakan karier, pendidikan, dan finansial, namun kurang memberi perhatian pada perlindungan kesehatan jangka panjang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Darrell Fernando, Sp.OG, SubspFER, MRCOG, MM, MARS, FICS, FRSPH, Int. Aff.RANZCOG, menilai imunisasi HPV merupakan langkah penting dalam pencegahan kanker serviks, terutama bagi perempuan.
“Sering kami temui, banyak pasien baru menyadari risikonya ketika sudah berada pada tahap lanjut penyakit. Padahal, intervensi paling efektif justru dilakukan sebelum paparan, salah satunya melalui imunisasi,” paparnya.
Menurut dia, keputusan menjalani imunisasi bukan didasarkan pada ketakutan, melainkan bentuk tanggung jawab dalam menjaga kualitas hidup dan masa depan.
Lawan Misinformasi Lewat Kolaborasi
Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, IVAXCON diposisikan sebagai forum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan misinformasi kesehatan.
Melalui penyelarasan perspektif antara pemerintah, tenaga medis, dunia usaha, media, dan komunitas, forum ini diharapkan mampu melahirkan solusi berbasis data yang dapat menjadi rujukan publik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!