Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beras Indonesia Siap Tembus Malaysia, Bapanas Pastikan Kualitas dan Keamanan Produk

8 Selasa, 09 Jun 2026, 06:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Beras Indonesia Siap Tembus Malaysia, Bapanas Pastikan Kualitas dan Keamanan Produk Beras Indonesia Siap Tembus Malaysia, Bapanas Pastikan Kualitas dan Keamanan Produk Doc: Antara
Ket. Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto menjawab pertanyaan awak media ditemui di sela Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia 2026 di Kantor Bapanas, Jakarta, Senin (8/6).

Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pendampingan sertifikasi mutu dan Health Certificate (HC) untuk mendukung rencana ekspor beras ke Malaysia guna memenuhi persyaratan serta standar keamanan pangan negara tujuan.

Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto mengatakan lembaganya memiliki peran dalam memastikan beras yang akan diekspor memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

"Oh iya (ada pendampingan). Kalau terkait dengan mutu pangan, itu kita melakukan sertifikasi. Bukan hanya HC, tapi premium maupun medium. Jadi mutu beras, terkait dengan mutu beras," kata Andriko ditemui di sela Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia 2026 di Kantor Bapanas, Jakarta, Senin (8/6).

Menurut Andriko, sertifikasi yang dilakukan tidak hanya mencakup Health Certificate, tetapi juga penilaian mutu beras berdasarkan kategori premium maupun medium sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan Health Certificate merupakan dokumen yang dibutuhkan dalam kegiatan ekspor sebagai jaminan bahwa produk pangan yang dikirim telah memenuhi persyaratan keamanan pangan negara tujuan.

"Kalau HC, itu Health Certificate terkait dengan untuk ekspor. Kita lakukan oleh Badan Pangan Nasional," ujarnya.

Sebagai otoritas kompeten keamanan pangan, Bapanas bersama otoritas di pusat dan daerah berkewajiban melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran ekspor komoditas pangan.

Persyaratan tersebut meliputi pengujian kualitas dan mutu produk serta penerbitan Health Certificate yang disesuaikan dengan standar dan regulasi yang ditetapkan oleh negara tujuan ekspor.

Terkait rencana ekspor beras sebanyak 200 ribu ton ke Malaysia, Andriko menyatakan proses pengambilan dan pengujian sampel telah selesai dilakukan, termasuk pemenuhan kebutuhan Health Certificate yang diperlukan.

"Terkait dengan sampelnya sudah selesai. Jadi kita dari otoritas kompeten keamanan pangan, pusat dan daerah itu berkewajiban untuk melengkapi bahan-bahan yang mau diekspor itu menurut standar negara tujuan," jelasnya.

"Nah itu salah satunya adalah kualitas, mutu, premium, medium. Terus yang kedua adalah Health Certificate sudah kita lakukan," tambah Andriko.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan rencana ekspor 200 ribu ton beras ke Malaysia saat ini masih dalam tahap negosiasi harga.

Rizal mengatakan Bulog bersama tim dari Kementerian Pertanian berencana melakukan kunjungan ke Sarawak, Malaysia, untuk membahas rencana ekspor beras Indonesia ke negara itu.

"Rencana habis Idul Adha ini dalam waktu dekat kami akan ke Sarawak insya Allah dengan tim dari Kementerian Pertanian untuk sekaligus memastikan berapa jumlahnya dan berapa harga fix-nya, harga kepastiannya berapa," kata Rizal di Jakarta, Jumat (29/5).

Dia memastikan harga ekspor beras Indonesia ke Malaysia akan berada di atas harga eceran tertinggi (HET) domestik guna meningkatkan perekonomian nasional dan kesejahteraan petani.

Penetapan harga ekspor dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar ekspor beras Indonesia mampu memberikan keuntungan bagi petani serta meningkatkan penerimaan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Perum Bulog Bandung Jamin S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.