Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manfaat Ikan Sapu-Sapu dan Kandungan Gizinya

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 15:05 WIB | Oleh:
Manfaat Ikan Sapu-Sapu dan Kandungan Gizinya Doc: fishi-pedia.com
Ket. Ikan Sapu-Sapu alias Suckermouth Catfish.

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah gencar menjalankan program pemusnahan ikan sapu-sapu dari aliran sungai, terutama di wilayah Jakarta Timur. Ikan yang diluar sana biasa disebut Suckermouth Catfish ini di Indonesia selama ini dikenal sebagai pembersih akuarium tersebut dianggap sebagai hama karena dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem perairan. [ Baca : Program Pemberantasan Ikan Sapu-Sapu ].

Operasi penangkapan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyisir Kali Ciliwung menggunakan perahu karet. Ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap kemudian dimatikan dan dikubur. Bahkan, pemerintah setempat berencana memberikan insentif bagi warga yang turut serta dalam program pembersihan ini.

Namun di balik kebijakan pemusnahan tersebut, terungkap fakta menarik bahwa ikan sapu-sapu menyimpan sejumlah kandungan gizi dan potensi manfaat bagi kesehatan.

Sebagian warga justru telah lama memanfaatkan ikan sapu-sapu sebagai bahan pangan. Tedy, seorang penangkap ikan di Jakarta Timur yang telah 15 tahun berkecimpung, mengaku bisa menangkap hingga 100 kilogram ikan sapu-sapu per hari.

Ia menjual daging ikan tersebut dengan harga Rp15.000–20.000 per kilogram. Dagingnya kemudian dibeli pengepul untuk diolah menjadi campuran siomay, otak-otak, hingga pakan bebek dan umpan lele.



Kandungan Gizi Ikan Sapu-Sapu


Ikan sapu-sapu mengandung berbagai nutrisi penting, antara lain protein, lemak, kalsium, fosfor, serta vitamin B. Kandungan ini tentunya dapat bervariasi tergantung pada habitat dan pakan alami ikan tersebut.

Manfaat Konsumsi Ikan Sapu-Sapu bagi Kesehatan


Apabila diolah dan dikonsumsi dengan cara yang benar, serta berasal dari perairan yang tidak tercemar, ikan sapu-sapu menawarkan beberapa manfaat kesehatan, di antaranya:

Membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. 

Kandungan proteinnya berperan sebagai "bahan bangunan" bagi otot, kulit, dan organ tubuh, serta mempercepat pemulihan setelah sakit atau cedera.

Menjaga kesehatan tulang dan gigi. 

Berkat kandungan kalsium dan fosfor, ikan ini dapat membantu memperkuat tulang pada anak-anak serta mencegah osteoporosis pada orang dewasa.

Mendukung metabolisme dan produksi energi.

Vitamin B di dalamnya berperan penting dalam mengubah makanan menjadi energi, sehingga tubuh tidak mudah lelah dan daya tahan tetap terjaga.


Menjadi alternatif lauk rendah lemak. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.