Unggulan Teratas Fritz Hadapi Shelton di Final ATP Dallas Open
📅 Minggu, 15 Feb 2026, 09:47 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
WASHINGTON – Taylor Fritz memastikan tempat di final ATP Dallas Open setelah menyingkirkan petenis Kroasia Marin Cilic dengan skor ketat 7-6 (7/5), 7-6 (7/3), Minggu (15/2) waktu setempat.
Unggulan pertama yang kini menempati peringkat ketujuh dunia itu melepaskan 22 ace dan tidak menghadapi satu pun break point sepanjang pertandingan. Fritz tampil solid dalam dua tie-break untuk mengunci tiket ke final ATP ke-20 sepanjang kariernya, sekaligus yang pertama sejak tampil di Japan Open September lalu.
“Saya melakukan pekerjaan dengan sangat baik dalam menjaga servis dan melewati banyak game sulit,” ujar Fritz. “Saya punya peluang untuk mematahkan servisnya, tapi dia bermain dan melakukan servis dengan sangat baik di momen-momen krusial.”
Di partai puncak, Fritz akan menghadapi rekan senegaranya, Ben Shelton, yang menjadi unggulan kedua. Shelton melaju setelah menumbangkan juara bertahan asal Kanada, Denis Shapovalov, dengan skor 4-6, 6-4, 7-6 (7/4).
Final ini akan menjadi duel sesama petenis Amerika Serikat yang sarat gengsi. “Dia salah satu orang paling kompetitif yang pernah saya temui,” kata Shelton tentang Fritz. “Besok di lapangan akan seperti perang habis-habisan, lalu setelah itu kami kembali jadi teman.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Fritz memburu gelar ke-11 sepanjang kariernya dan yang pertama sejak mempertahankan gelar Eastbourne pada Juni lalu. Sementara Shelton, petenis kidal berusia 23 tahun, mengincar trofi keempatnya di level ATP setelah menjuarai Japan Open 2023, US Clay Court Championships 2024, dan Canadian Open tahun lalu.
Cilic, juara US Open 2014 yang kini berusia 37 tahun, sempat memberi perlawanan sengit dengan 16 ace, namun delapan double fault menjadi kerugian besar. Pada tie-break pertama, Fritz unggul cepat 3-0 dan menutup set dengan ace ke-14. Di tie-break kedua, ia memastikan kemenangan saat pengembalian forehand Cilic melebar.
“Memang harus diselesaikan lewat tie-break,” ujar Fritz. “Saya bermain solid, banyak memasukkan servis pertama dan membuatnya terus bekerja keras.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Di semifinal lainnya, Shelton harus bekerja keras sebelum menutup laga lewat tie-break penentuan. Ia menyelamatkan break point penting di game ke-11 set ketiga sebelum memastikan kemenangan dengan serangkaian forehand keras.
“Perbedaannya tidak besar,” kata Shelton. “Saya tampil clutch di poin-poin penting. Dia punya banyak peluang break, tapi saya mampu keluar dari tekanan. Rasanya seperti menghadapi kereta barang yang melaju ke arah Anda.”
Rekor pertemuan keduanya di level ATP saat ini imbang 1-1. Fritz menang di Indian Wells 2023, sementara Shelton membalas di semifinal Kanada tahun lalu. Fritz memprediksi laga final akan ditentukan oleh kualitas servis.
“Semua akan bergantung pada servis,” ujarnya.
Final ini menjanjikan duel cepat, keras, dan penuh agresivitas dari dua petenis Amerika yang tengah berada di puncak performa mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!