Algoritma Medsos Disorot! Akademisi Minta Tak Lagi Dianggap Netral dan Bebas Hukum
📅 Minggu, 19 Apr 2026, 04:05 WIB | Oleh: Tim Penulis“Gugatan class action dapat diarahkan kepada korporasi di balik algoritma tersebut dengan menggunakan teori design defect layaknya gugatan terhadap produk berbahaya,” kata Harris menegaskan.
Dengan begitu, ia menilai menggugat algoritma bukan merupakan upaya untuk menghambat inovasi atau menyalahkan teknologi semata.
Dia memastikan langkah tersebut merupakan upaya untuk mengembalikan hukum pada fungsinya yang paling hakiki, yakni memberikan keadilan bagi korban dan menciptakan keadilan sosial.
Ditegaskan bahwa saatnya hukum hadir sebagai panglima di ruang siber guna memastikan inovasi teknologi selaras dengan martabat manusia dan nilai-nilai keadilan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!