Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

50 Pelajar SD di Parigi Moutong Diedukasi Pentingnya Mangrove dan Pemilahan Sampah.

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 19:09 WIB | Oleh:
50 Pelajar SD di Parigi Moutong Diedukasi Pentingnya Mangrove dan Pemilahan Sampah. Doc: Antara Foto
Ket. Sekitar 50 siswa/siswi SD Inpres 2 Tada Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah diedukasi tentang pentingnya manggrove dalam menjaga ekosistem lingkungan dan pemilahan sampah, Sabtu (13/6).

Sebanyak 50 pelajar SD 2 Inpres Desa Tada, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah diedukasi tentang pentingnya mangrove dalam menjaga ekosistem lingkungan dan pemilahan sampah, difasilitasi kelompok pemuda peduli mangrove dan kelompok bank sampah nagali Desa Oncone Raya.

“Pengenalan terkait mangrove dan pemilahan sampah merupakan program kerja kelompok kami, guna menyebarluaskan maupun membangun kesadaran serta kepedulian anak-anak pelajar pentingnya ekosistem mangrove dan pengolahan sampah melalui pemilahan sampah, pada Sabtu,” ujar Ketua Kelompok Bank Sampah Desa Oncone Raya Muhajir di Tinombo Selatan, Minggu.

Ia mengemukakan 50 peserta merupakan siswa kelas IV dan V SD mengikuti kegiatan itu selama dua hari, dimulai dari materi sederhana terkait jenis mangrove dan praktik menanam benih di polybag serta menanam mangrove di wilayah rehabilitasi, begitu pun pengolahan sampah.

Sementara itu Guru SD Inpres 2 Tada Virawati mengemukakan, anak-anak sebagai generasi penerus mesti memiliki kepedulian terhadap lingkungan, terutama terkait pengelolaan sampah dan mangrove yang mesti dipulihkan.

“Kegiatan seperti ini memberikan pemahaman kepada anak-anak bahwa sampah dapat merusak lingkungan jika tidak dikelola dengan baik, di sisi lain sampah juga memiliki nilai ekonomis. Lalu dari sisi ekologi, mangrove memiliki peran penting menjaga kawasan pesisir," ucapnya.

Menurut dia pendidikan tentang pemilahan sampah dan mangrove sejak sekolah dasar tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga membentuk karakter peduli lingkungan.

"Dengan memahami cara mengelola sampah, siswa dapat menjadi generasi yang lebih bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk masa depan," tutur Virawati.

Kegiatan selanjutnya sebagai aksi nyata dalam rangkaian peringatan hari lingkungan sedunia, para pelajar bersama kelompok mangrove dan kelompok bank sampah melaksanakan pembersihan sampah di pesisir pantai dan menanam 2.560 mangrove di kawasan rehabilitasi di Desa Oncone Raya.

Direktur Program Perkumpulan Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) Rizal mengatakan, lingkungan yang bersih dan sehat merupakan bagian penting dari kehidupan manusia.

Maka pendidikan lingkungan perlu diperkenalkan sejak dini, salah satunya melalui pemahaman tentang pemilahan sampah dan pentingnya ekosistem mangrove.

Melalui gerakan itu, siswa SD dapat memahami tindakan sederhana yang mereka lakukan setiap hari dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan.

“Menjaga lingkungan bukanlah tugas yang dapat ditunda hingga dewasa. Menjaga lingkungan sudah seharusnya diperkenalkan kepada anak sejak di bantu sekolah supaya mereka memiliki bekal, bahwa masa depan bumi bergantung pada tindakan nyata yang dimulai dari sekarang," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

IDAI Ingatkan Risiko Gadget pada Tumbuh Kembang Anak

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
IDAI Ingatkan Risiko Gadget...
Nasional
Kemenhub Perketat Pengawasa...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Gelar P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.