Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Destinasi Wisata Didorong Berbenah, Kemenpar Pacu Lompatan Kualitas dan Daya Saing

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 19:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Destinasi Wisata Didorong Berbenah, Kemenpar Pacu Lompatan Kualitas dan Daya Saing Doc: ANTARA FOTO/ Nyoman Hendra Wibowo.
Ket. Ilustrasi - Wisatawan mancanegara berkunjung ke Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Tabanan, Bali, Selasa (2/6/2026).

JAKARTA – Meningkatkan daya saing destinasi wisata menjadi kunci untuk menarik lebih banyak wisatawan di tengah persaingan industri pariwisata yang semakin ketat.

Upaya ini tidak hanya bergantung pada keindahan alam atau kekayaan budaya, tetapi juga pada kualitas infrastruktur, aksesibilitas, layanan, kebersihan, keamanan, serta kemampuan menghadirkan pengalaman wisata yang unik dan berkesan.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dan strategi promosi yang tepat dapat memperluas jangkauan pasar dan memperkuat citra destinasi.

Dengan daya saing yang lebih kuat, destinasi wisata berpeluang meningkatkan kunjungan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah setempat.

Kementerian Pariwisata membeberkan cara untuk mensiasati destinasi wisata di Indonesia terus naik kelas dan tidak kalah bersaing dengan negara tetangga.

"Pemerintah terus berupaya mengatasi berbagai kendala dan hambatan yang mempengaruhi daya saing pariwisata Indonesia dibandingkan negara-negara kompetitor di ASEAN," demikian pernyataan Kementerian Pariwisata di Jakarta, Sabtu (13/6).

Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan instansi terkait, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha dan pemangku kepentingan (stakeholder) untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan.

Upaya sinergis ini dilakukan demi memperkuat daya saing pariwisata Indonesia dan posisi Indonesia sebagai destinasi yang kompetitif, menarik, dan terpercaya dipercaya oleh pasar internasional.

Program "Pariwisata Naik Kelas” dijadikan sebagai salah satu dari lima program unggulan untuk tahun 2026. Program ini diarahkan untuk memperkuat citra Indonesia sebagai high quality tourism destination sekaligus menarik segmen affluent tourists atau wisatawan berkualitas dengan daya beli yang lebih tinggi.

Langkah tersebut dilakukan melalui pengembangan paket-paket wisata unggulan bertema gastronomi, wellness, bahari atau marine tourism, wastra, serta kesenian juga desain sebagai daya tarik utama untuk meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan mancanegara.

Misalnya, seperti meningkatkan efektivitas konversi minat pasar internasional menjadi kunjungan wisatawan mancanegara, menambah rute dan kapasitas kursi penerbangan internasional menuju destinasi unggulan Indonesia, menyempurnakan kebijakan visa agar lebih ramah dan kompetitif bagi wisatawan, termasuk dari sisi jumlah negara penerima bebas visa maupun biaya visa on arrival, serta memperluas pengembangan dan promosi daya tarik wisata, tidak hanya berpangku pada Bali, melalui strategi Bali Beyond.

Menurut kementerian, mereka juga terus mengikuti pergeseran tren pariwisata. Saat ini, meningkatnya kualitas pariwisata (quality of tourism) Indonesia terlihat dari naiknya jumlah kunjungan wisman disertai dengan meningkatnya rata-rata pengeluaran per wisman.

Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 4,68 juta kunjungan, atau tumbuh 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 4,33 juta kunjungan.

Sementara itu, perolehan devisa pariwisata pada Triwulan I 2026 mencapai 4,05 miliar dolar atau sekitar Rp68,28 triliun, meningkat 6,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,81 miliar dolar atau sekitar Rp62,29 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

IDAI Ingatkan Risiko Gadget pada Tumbuh Kembang Anak

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
IDAI Ingatkan Risiko Gadget...
Nasional
Ketum IDAI Soroti Rendahnya...

Kemenhub Perketat Pengawasan Angkutan Barang

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenhub Perketat Pengawasa...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Gelar P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.