Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemkomdigi Cetak Talenta Digital SMK, Peluang Kerja Daerah Dibuka Lebar

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemkomdigi Cetak Talenta Digital SMK, Peluang Kerja Daerah Dibuka Lebar Doc: ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital
Ket. Menkomdigi Meutya Hafid bersama peserta pelatihan jaringan fiber optik untuk siswa SMK di SMK Multi Karya Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/6/2026).

JAKARTA – Talenta digital lokal menjadi aset strategis dalam mendorong transformasi ekonomi dan meningkatkan daya saing Indonesia di era digital.

Ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan di bidang teknologi, data, kecerdasan buatan, dan pengembangan perangkat lunak sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan industri digital yang terus berkembang.

Penguatan talenta digital tidak hanya membantu mengurangi ketergantungan pada tenaga ahli dari luar negeri, tetapi juga membuka peluang terciptanya inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar domestik.

Oleh karena itu, investasi pada pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan digital menjadi langkah penting untuk memastikan Indonesia mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital sekaligus menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyiapkan siswa SMK sebagai talenta digital lokal yang mampu membangun, merawat, dan memperbaiki jaringan telekomunikasi di wilayahnya masing-masing.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan menggelar pelatihan jaringan fiber optik bagi siswa SMK di Medan. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas akses internet sekaligus membuka peluang kerja baru bagi generasi muda di daerah.

“Ke depan kita punya konsep bahwa jaringan-jaringan fiber optik di berbagai daerah tidak perlu lagi dikirim tenaga kerjanya dari Jawa atau dari daerah lain,” kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam acara Pelatihan Jaringan Fiber Optik bagi siswa di SMK Multi Karya, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (.

Meutya menambahkan, ketersediaan talenta digital lokal berpotensi menciptakan peluang kerja baru di daerah. Menurutnya, kebutuhan tenaga terampil di sektor infrastruktur digital akan terus meningkat seiring tingginya ketergantungan masyarakat terhadap internet.

Ia memaparkan data yang mencatat rata-rata masyarakat Indonesia menggunakan internet selama delapan jam per hari. Dari sekitar 230 juta pengguna internet di Indonesia, sekitar 60 hingga 70 persen merupakan kelompok usia muda.

"Anak-anak mudalah yang paling banyak memanfaatkan teknologi ini. Karena itu, kita berharap mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pihak yang merawat infrastruktur yang mendukung konektivitas tersebut," tegasnya.

Menurut Meutya, pemerintah berkomitmen memperluas konektivitas hingga menjangkau wilayah-wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses internet.

Karena itu, semakin luas jaringan yang dibangun, kebutuhan tenaga kerja terampil yang mampu melakukan instalasi, perbaikan, dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi juga semakin besar.

"Jaringan-jaringan itu selalu memerlukan perhatian. Kalau sudah cukup lama digunakan, pasti memerlukan sentuhan tangan manusia, perbaikan, dan perawatan secara berkala," tuturnya.

Program pelatihan jaringan fiber optik bagi siswa SMK menjadi bagian dari strategi Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (DJID) Kemkomdigi dalam mendukung target pembangunan infrastruktur fixed broadband nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Nasional
PT KAI Tambah Tiga Perjalan...
Megapolitan
Pemkot Depok Terapkan Pembe...
Nasional
TASPEN Ungkap Masa Pensiun ...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.